Menelusuri Kota Leeds

Hello World! Episode kali ini saya akan kembali pada topik kesukaan yaitu entrepreneurship. Banyak arti dari kata tersebut antara lain pengusaha, pedagang, juragan, bos, dan lainnya. Ada yang pernah bercanda kepada saya, kamu orang Padang makanya Pandai Dagang dan jiwa sebagai pedagang sudah ada dari orang tuamu dulu. Kalau menurut saya pendapat tersebut tidak bisa dipercaya sepenuhnya. Kemampuan menjadi pengusaha tidak bisa ditentukan oleh etnis dan golongan manapun. Kemampuan atau skill berwirausaha akan bertumbuh melalui sikap dan mental seseorang, hal ini sangat berhubungan dengan kondisi lingkungan disekitar. Baiklah kita tahan dulu untuk sementara tentang entrepreneurship dan melihat keindahan dari kota yang pernah saya kunjungi dua kali, yaitu Leeds. Leeds merupakan pusat kota yang melayani finansial, bisnis, dan hukum terbesar setelah London tak heran kota ini sangat multikultural dimana terdapat berbagai macam latar belakang manusia. Disamping itu sekarang semakin banyak bermacam variasi bangunan religius dan kebudayaan terdapat disini. Terdapat 3 kampus utama yang mengokohkan Leeds sebagai kota pendidikan dan membuat mahasiswa menggelar festival budaya, musikal, olahraga, dll.Menurut Leeds City Council pada Tahun 2009, Sektor pariwisata merupakan elemen penting bagi perekonomian Leeds sehingga kota ini termasuk kota ke-13 di Inggris yang paling banyak dikunjungi oleh turis asing dan kota ke-8 yang paling sering dikunjungi oleh turis domestik. Cukup penjelasannya langsung kita lihat foto-fotonyaaa

20140328_105604 20140328_104928

Leeds Stadium

Satu-satunya pemain yang saya kenal dan terkenal di zamannya itu adalah Alan Shearer yang sekarang menjadi pelatih Newcastle United. Seperti biasa foto-foto didepan stadium jadi suatu keharusan bagi saya. Stadium Leeds ini berada di Ellend Road yang kira-kira 15 menit dari pusat kota dengan bus.

Royal Armouries

Ini dia museum favorit saya, karena menyimpan senjata-senjata dan jubah perang zaman dahulu. Mungkin karena suka mendengar sejarah dan film-film perang waktu kecil makanya hampir tak terasa menghabiskan waktu 2 jam didalamnya. Museum ini posisinya dekat Clarence Dock yang dibuka pada tahun 1996 yang disponsori oleh departmen budaya, median dan olahraga Inggris. Hampir semua museum di Inggris ini gratis dan terawat dengan baik, semoga di contoh oleh pemerintah Indonesia juga kedepannya. Mereka meraih pendapatan dari pengunjung dengan cukup cerdas yaitu ada game menembak yang harus memberikan 1 pound koin agar bisa dimainkan, Disamping tempat jual souvenir yang keren.

20140328_124311

Masjid Pakistan

Dengan memakan waktu 15 menit dari Leeds market, sampailah di Mesjid terdekat untuk melaksanakan sholat Jumat. Bangunan dalam mesjid yang memiliki 2 lantai ini sangat rapi disamping juga bersih. Khutbah pun dimulai dengan bahasa Urdu alias bahasa India atau Pakistan yang membawa saya ke alam ketidakpahaman. Untungnya di terakhir khotbah ada translatenya bahasa Inggris. Sebelum pulang mampir dulu di restoran cepat saji untuk membeli makan siang karena di area mesjid ada makanan halal bin murah meriah

Leeds University14138_4866953228840_399071806_n

Kuliah umum yang diisi oleh Rhenald Kasali dan Faisal Basri mendapat fasilitas dari Universitas Leeds. Acara yang mengundang minat untuk berdiskusi ini berlangsung selama 1 hari dari pagi hingga sore. Teman-teman Persatuan Pelajar Indonesia di Leeds menunjuk gedung business school untuk ruangannya. Bangunan yang menarik dan cukup terkenal dari kampus ini adalah Parkinson Building dengan desain memanjangnya.

Leeds Market

Pasar yang terletak tepat dibelakang stasiun bus ini menyediakan barang-barang dengan harga cukup terjangkau dibanding pusat perbelanjaan mall. Kebanyakan seperti pedagang kaki lima menjualkan barang dagangannya. Saat saya berbicara dengan teman saya dengan bahasa Indonesia, tiba-tiba ada yang membalas “itu bagus” wah ternyata ada salah satu pedagang yang pernah tinggal di Indonesia. Akhirnya kita mulai berdiskusi dari mulai perkenalan, bertanya dimana bisa sholat Jum’at karena kebetulan hari Jum’at, hingga harga sewa toko di Leeds market itu. Alhamdulillah tidak perlu repot cari Mesjid, langsung ditunjukkan oleh pedagang tersebut. Setelah selesai sholat Jum’at malah dijamu dengan minum teh, kolaborasi yang mantap antara cuaca dingin dan teh panas.

Karena topik yang saya dapat dari konferensi di Leeds adalah tentang entrepreneurship jadi saya tertarik untuk membahas tentang mengapa kita harus jadi pengusaha. Ada …. alasan yang menurut saya kita harus berwirausaha, yaitu:

1. Allah telah menjamin rezeki setiap manusia dan tidak akan pernah tertukar. Ada 3 tipe rezeki yang telah diberikan Allah kepada setiap makhluk-Nya. yaitu rezeki yang dijamin, rezeki yang digantungkan. dan rezeki yang dijanjikan. pertama, setiap makhluk hidup telah mendapatkan rezekinya masing-masing misalnya saja anggota tubuh kita. Kita punya mata untuk melihat, hidung untuk bernafas, kaki untuk berjalan. Semuanya merupakan rezeki yang sudah dijamin dari Allah kepada manusia. kedua, makhluk hidup harus berusaha untuk mendapatkan rezeki yang sudah ada. Misalnya saja burung harus terbang dan mencari makanan untuk dirinya dan keluarganya. Burung jantan akan pergi ke pohon-pohon untuk mendapatkan cacing yang akan dibawa ke sarangnya untuk diberikan kepada anak-anaknya. Ketiga, rezeki yang didapat dari sedekah! seperti yang Ust. Yusuf Mansur sering sampaikan kalau kita bersedekah 1 maka akan dibalas 10 kali lipat. Dalam Al-Qur’an juga ditegaskan “Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat sepuluh kali lipat amalnya..” (QS. Al-An’am 6:160). Jadi ga perlu lagi takut akan kehilangan rezeki karena keluar dari pekerjaan dan menjadi enterpreneur.

2. Mengikuti pekerjaan Nabi Muhammad SAW sebagai pedagang. Kalau misalnya kita cermati list majalah Forbes dalam 100 orang terkaya di dunia maka akan kita temui nama-nama seperti Bill Gates, Warren Buffet, Larry Page, Mark Zuckerberg dan di dalam negeri seperti Chairul Tanjung, Putera Sampoerna, Ciputra, dll mereka semua adalah pengusaha. Sebenarnya jauh lebih dahulu ketika Rasulullah SAW masih hidup beliau juga mengajarkan hal yang sama untuk menjadi pengusaha. dalam salah satu hadisnya beliau bersabda “9 dari 10 Pintu Rezeki itu berasal dari perniagaan (perdagangan)” (HR. Tirmidzi). Bisa disimpulkan bahwa 90% pintu rezeki itu bersumber dari berdagang atau jadi pengusaha.

3. Negara Indonesia butuh lebih banyak pengusaha agar mencapai kesejahteraan.  Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. David McCelland dari Harvard University dalam bukunya “The Achieving Society”, suatu negara dapat mencapai kemakmuran dan kesejahteraan jika minimal 2% dari jumlah penduduknya menjadi pengusaha. Sedangkan di Indonesia sendiri pada tahun 2012, menurut data dari total 237 juta penduduk hanya memiliki sekitar 400 ribu pengusaha, padahal idealnya harus mencapai 4,4 juta pengusaha. Jauh sekali dari harapan untuk berada dalam kategori negara yang sejahtera. Apabila beberapa dari kita berpindah pekerjaan dari karyawan menjadi pengusaha, maka dampaknya akan secara signifikan berkontribusi langsung untuk bangsa dan negara.

4. Menjadi pemimpin diri sendiri juga dalam sebuah organisasi. Sudah pernah coba keripik pedas Maicih belum? sampai berapa level yang pernah dimakan? saya sih ga kuat pedes-pedes walaupun ada darah Padang he he… Keripik Maicih ini laris menembus pasar karena ownernya, Reza Nurhilman atau biasa dipanggil axl berhasil memanfaatkan dengan baik lewat jejaring sosial. Dan dia menamakan dirinya sebagai Pak Presiden dan kalau ingin membuka cabang akan disebut jenderal Maicih. Dengan menjadi pengusaha kita akan berlaku sebagai pemimpin dan memiliki anak buah. Dengan memiliki anak buah kita akan terus belajar menjadi pemimpin yang baik dari mulai usaha kita sendiri. Disamping itu kita bisa menentukan jam kerja sendiri, dari pada bekerja pada orang, waktu kita selalu bergantung pada bos. Dan nantinya akan terbiasa memimpin keluarga khususnya para calon Bapak, kemudian terbiasa memimpin RT, kelurahan, kota, dan syukur-syukur jadi presiden di Indonesia. Big thing always come from small thing.

Jadi tidak perlu menunggu lagi untuk menjadi pengusaha langsung cantumkan mimpimu (dream) kemudian minta kepada Allah agar keinginanmu dan usahamu di ridhoi dengan cara ibadah dan doa (pray) terakhir adalah dengan berusaha (action) dalam berusaha juga ada 4 hal penting yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Insha Allah semua keinginanmu akan tercapai. Sekian saja kisah perjalanan di kota Leeds…. Bon Courage!

Salam Entrepreneur

Advertisements

Berkaca pada pemain bola liga Inggris

مَا أَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى (٢

“Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah” (QS. 20:2)

Selamat pagi! Bonjour! Apa kabar para pembaca sekalian? semoga dalam kondisi sehat selalu. Kali ini saya akan menulis topik kesukaan semua orang yaitu sepak bola. Dan ini pertama kalinya saya menaruh 1 ayat Al-Quran di awal tulisan karena terinspirasi dari blog ini http://theprimadita.blogspot.co.uk/search/label/%231Hari1Ayat yang mengajak untuk menulis  para pembacanya 1 day 1 ayat. Anyway, Olahraga yang berjumlah pemain 11 dalam 1 tim ini mampu menyatukan semua budaya, suku, agama, ras dan golongan untuk fokus memperebutkan bola dan mencetak gol kedalam gawang lawan. Hal yang sangat menarik bagi saya adalah hubungan antara sepakbola Muslim dan liga Inggris, keduanya tidak bisa dipisahkan dan selalu membawa berita segar. Negara Inggris merupakan negara yang populasi Muslimnya terbesar di Eropa sehingga wajar saja, Muslim yang berprofesi sebagai pesepakbola hingga Tahun 2013 sudah berjumlah 40 pemain. Kemudian ditambah lagi di jajaran petinggi klub atau investor dimana juga ga kalah seru memperebutkan saham klub Inggris. Perusahaan penerbangan dari Abu Dhabi, Emirates, menandatangani 15 tahun kontrak kepada klub Arsenal dan membangun stadium yang berkapasitas 60.000 penonton sehingga namanya menjadi Emirates Stadium. Dari negara yang sama, juragan minyak Syeikh Mansour di Tahun 2008 membeli saham klub Manchester City menyeluruh atau 100%. Kemudian di non-liga premier ada Leeds United yang sahamnya dimiliki oleh Gulf Finance House dari negara Bahrain dan Nottingham Forest oleh Al-Hasawi Group dari negara Kuwait.

Semenjak para investor dari negara-negara Arab menanamkan modalnya mengakibatkan jumlah pemain Muslim bertambah untuk berkompetisi di liga Barclays Premier tersebut. Ada beberapa nama yang akan saya bahas, let’s have a look:

Mesut Özilmesut_10 Arsenal
Pemain yang sekarang bermain di Arsenal ini merupakan keturunan berdarah Turki dan Jerman. Dia lahir dan besar di Jerman dan juga memulai karir sepakbola hingga membawanya ke Real Madrid. Dia selalu membaca Al-Quran setiap harinya dan selalu berdoa sebelum memulai pertandingan, biasanya kalau sedang berdoa dia akan menyendiri agar tidak diajak ngobrol oleh teman-temannya. Saat bulan Ramadhan dia merasa sulit untuk berpuasa saat ada pertandingan, sehingga dia memilih untuk tidak berpuasa dan menggantinya setelah bulan Ramadhan selesai. Karena pada waktu musim panas, bulan Ramadhan bisa lebih panjang dibanding negara kita, waktu berbuka puasa sekitar jam 9 malam dan waktu sahur jam 5 pagi jadi siap-siap bagi yang mau berpuasa di negara ini. Foto disebelah kiri saat saya mengunjungi Emirates-Stadium-luar-biasa-besar-sekali dan foto sebelah kiri adalah foto twitter Mesut Ozil saat menyatakan tidak merayakan hari Valentine.

Demba Bademba-ba-papiss-cisse-360Chelsea
Justru disaat bulan Ramadhan dimana pemain tidak boleh makan dan minum hingga waktu berbuka, penyerang asal Perancis, Demba Ba malah menjadi lebih produktif untuk mencetak gol. Ketika Demba Ba masih merumput di Newcastle United, para fansnya membuat nyanyian yang berjudul ‘Ramadhan Song’ yang liriknya ‘Demba scored 4 since Ramadan! He just can’t get enough!’  Bahkan anak-anak kecil di lapangan bola kota Newcastle merayakan sujud syukur saat mencetak gol ke gawang lawan walaupun mereka juga kurang paham apa artinya. Dia mengatakan bahwa agama adalah hal yang paling penting, lebih penting daripada bermain bola. Foto disebelah kanan saat Demba Ba sujud syukur bersama rekan setimnya Papis Cisse, dan foto sebelah kanan sudah pasti Stamford Bridge 🙂

Adnan Januzajjuanaz MU
Pemain kelahiran Belgia Tahun 1995 ini dipercaya sebagai pemain Muslim pertama yang mampu mencetak gol bagi klub Manchester United. Orang tuanya berasal dari negara Kosova dan Albania tapi dia lahir di negara Belgia, bahkan keduanya masih mengalami perang di negaranya. Pemain muda yang produktif mencetak gol ini juga pernah mengupload foto didalam akun instagramnya dengan tulisan “Happy Eid Mubarak to all my Muslim Fans“. Foto sebelah kanan ketika Januzaj bersama rekan setim juga seniornya Van Persie dan foto sebelah kiri tentunya semua juga sudah paham dimana lokasinya..hehe

Ali Al-HabsiAl-Habsi
kiper yang merumput di Wigan ini diharuskan oleh pelatihnya untuk latihan sebanyak 4 kali dalam seminggu. Disela-sela kesibukan latihan tersebut, salah satu sahabat muslimnya di Masjid bercerita kalau dia datang ke Masjid, dia selalu bilang bahwa dia ga punya waktu banyak hanya sekitar 5 menit saja, akan tetapi setelah sholat dan berdoa didalam masjid dia tidak menyadari menghabiskan waktu selama 1,5 jam. Teman-teman dilapangannya pun banyak yang bertanya tentang agama Islam kepadanya, dan dia merasa luar biasa senang untuk menjawab apapun pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Edin DžekoCity dzeko

Edin Dzeko mempunyai keluarga yang punya nama-nama keren, ayahnya bernama Midhat, ibunya bernama Belma, dan adiknya Merima. Pemain yang mengidolakan Shevchenko dan AC Milan ini sangat didukung sepenuhnya oleh ayahnya karena sewaktu di Bosnia ayahnya selalu mengantarkan Dzeko latihan di klub. Hebatnya lagi selain menjadi pemain unggulan di Manchester City, dia juga fasih menguasai 4 bahasa: Bosnia, Ceko, Jerman, dan Inggris. Dia juga tidak ragu-ragu untuk mengangkat kedua tangannya didalam lapangan untuk berdoa. Dan karena kepribadiannya dan rasa toleransi yang tinggi, UNICEF mengangkat Dzeko untuk menjadi duta ambassador negara Bosnia. MasyaAllah..

Hatem Ben ArfaNewcastle _69845580_hatem-ben-arfa-getty2

Pemain kelahiran Perancis ini termasuk salah satu pemain Muslim yang berprestasi dan bermain untuk klub Newcastle United. Ben Arfa sebelumnya pernah memperkuat Olympique Marseille liga di negara Perancis. Dia pernah mengatakan dihadapan media bahwa saya percaya Tuhan (Allah SWT) tapi tidak menunjukkannya didepan umum. Selain Ben Arfa ada 6 rekan Muslim lainnya yang berjuang untuk tim Newcastle tersebut yaitu Papiss Cisse, Cheick Tiote, Massadio Haidara, Mapou Yanga-Mbiwa, Moussa Sissoko and Mehdi Abeid. Hal pertama yang membuat saya salut kepada tim ini adalah karena saking banyaknya Muslim, klub ini membangun ruangan khusus untuk sholat. Jadi sebelumnya para pemain Muslim hanya menggunakan ruang kosong di lantai dasar untuk sholat tetapi sekarang sudah ada ruangan khusus bagi mereka.. Alhamdulillah. Kemudian hal selanjutnya adalah saat investor dari tim ini telah setuju untuk menerima sponsor dari Wonga, lembaga keuangan non-bank yang memberikan bunga, kemudian ada pemain Muslim yang memboikot untuk tidak mau menerimanya sebagai sponsor. Seperti yang kita ketahui haram hukumnya mengambil bunga dari keuntungan atau disebut juga Riba. 

Kolo Habib ToureKoloToure Liverpool

Pemain yang pernah merumput di Manchester City dan Arsenal ini pernah bilang bahwa Agama Islam telah sangat membantu sekali untuk membuatnya menjadi pemain profesional terbaik disamping kerja kerasnya selama ini. Dia juga selalu menjaga puasa dibulan Ramadhan, dia beranggapan bahwa Puasa tidak mempengaruhinya secara fisik, malah membuatnya semakin kuat asal ada keyakinan yang besar terhadap sesuatu, karena manusia normal dapat bertahan lebih dari sehari tanpa minum air tambahnya. Luar biasanya, menurut kepala divisi kesehatan bernama Dr. Zafar Iqbal, di klub bermoto you will never walk alone ini terdapat makanan halal didalam kantinnya. Jadi untuk para pemain bola Muslim tidak perlu ribet bawa rantang dari rumah atau pesan dari restaurant halal. Allah SWT has make it easy for them.

Selain pemain-pemain diatas masih banyak nama-nama pemain hebat Muslim yang berlaga di liga Inggris contohnya Samir Nasri, Abou Diaby, Barcary Sagna, dan Yaya Toure. Dan tentunya mereka sedang berjuang untuk terus beribadah dan berdakwah dimanapun timnya apapun seragamnya. Because unity does not mean uniformity.

Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak mempersulit dalam hal ibadah khususnya wajib dan sunnah. Jika memang ada sesuatu hal yang darurat dan tidak bisa ditinggalkan maka boleh menggantinya dikemudian waktu atau membayar denda. Misalnya musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan boleh menggabungkan sholatnya, seorang dokter boleh menunda waktu sholatnya apabila sedang mengoperasi pasiennya, saat bulan Ramadhan terkena penyakit atau perempuan yang sedang halangan boleh menggantinya dibulan berikutnya, bahkan saat melaksanakan umrah atau haji lupa seumpama terlewat salah satu wajibnya diharuskan membayar fidyah, dan masih banyak contoh lainnya. Terbukti bahwa Allah SWT menegaskan dalam surat Thoha ayat 2 dan 3 yang artinya “Kami tidak menurunkan Al-Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah, tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)”.

Kesimpulannya adalah apapun profesinya hal pertama yang akan ditanya pada hari kiamat nanti salah satunya adalah agama. Maka sudah seharusnya kita hidup di dunia ini untuk terus menegakkan ajaran agama Islam. Dengan demikian pula yang namanya profesi itu tidak seharusnya mengalahkan prioritas utamanya. Jadi (khususnya) diri saya pribadi, dan teman-temanku semua, jangan biarkan dunia dan isinya melalaikanmu dari mengamalkan agama Allah, mari kita menjalankan dan menyebarkan agama Islam apapun pekerjaannya! Have a good day!

Salam Olahraga

@jaesarahman

Skotlandia: menjelajahi sensasi bagian Utara UK

Beberapa minggu kemudian pada bulan Mei 2013 setelah saya jalan-jalan dari Turki saya dapat undangan untuk menghadiri Kibar Gathering di kota Aberdeen. Kibar merupakan kelompok Muslim Indonesia seluruh UK yang biasa mengadakan acara Tahunan di kota yang terpilih. Kami rombongan dari kota Manchester berangkat dengan mobil yang berkapasitas 17 orang di kendarai oleh Pak Umar seorang mualaf ex-tentara Inggris suami dari salah satu jamaah pengajian. Acara ini berlangsung selama 2 hari jadi kita memanfaatkan waktu sebelum dan sesudah acara untuk jalan-jalan di kota Aberdeen ini. Aberdeen itu salah satu kota besar di Skotlandia dan punya nama lain Energy Capital of Europe setelah ditemukannya cadangan minyak di laut Utara. Jadi buat temen-temen yang mau ambil jurusan perminyakan cocok banget kuliah disini.

So these are some pictures at Aberdeen city:

Pertama kali saya sampai di kota ini pada pagi hari langsung singgah di pantai yang cuakepp banget. Pasirnya berwarna hampir keemasan dan bersih di bagian depannya ada taman bermain namanya Queens Links dalamnya ada macam-macam seperti roler coaster, restaurant, dan cinema. Dan disini juga nanti diadakan kompetisi sepak bola pantai antar warga Indonesia dari seluruh kota di Inggris. Banyak juga yang bermain layang-layang saat angin bertiup kencang, makanya disini termasuk pantai yang ada ombaknya. Karena kalo di bandingkan pantai Blackpool atau Liverpool keduanya ga ada ombaknya, hampir ga ada yang surfing, dan ga ada juga yg minta bantuan saat tenggelem hehe…

Acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh keluarga Islam di Britania Raya dan menghadirkan 2 pembicara yang menurut saya cerdas yaitu Imam Shamsi Ali Bapak ini warga Indonesia yang menjadi Imam dan leader di Islamic Cultural Center, Mesjid terbesar di New York USA dan juga di Masjid Al Hikmah (masjid masyarakat muslim Indonesia) dan Syekh Abdurraheem Green seorang mualaf yang biasa dakwah Islam di UK dan juga di berbagai Negara di belahan dunia dari US sampai Australia. Setelah mendapat siraman rohani dan tentunya siraman makanan Indonesia yang lezat dan ciamik kita melanjutkan perjalanan ke tempat-tempat menarik di kota Aberdeen dan juga Edinburgh.

Kota Aberdeen merupakan kota terbesar ketiga di Skotlandia setelah Glasgow dan Edinburgh, disebut juga sebagai kota Granite karena tampilannya kotanya yang khas dengan batu-batuan. Memang terlihat berbeda banget kalo dibanding dengan kota-kota lainnya di britania raya karena kebanyakan rumah-rumahnya disini berwarna hitam keabu-abuan. Saat saya berjalan-jalan di tengah kota yang indah ini terdapat beberapa patung tentang pahlawan dari Skotlandia yaitu Sir William Palace. Kalau pernah menonton film Braveheart yang dibintangi oleh Mel Gibson pasti paham bagaimana Sir William Palace berjuang keras dalam membela tanah skotlandia ini.

Saya dan rombongan singgah di Balmoral Castle dimana salah satu istana keluarga kerajaan Inggris sejak Tahun 1852. Areanya sangat luas sekali sekitar 49.000 hektar yang terdiri dari istana, halaman, kandang kuda, lahan pertanian, dan berbagai macam jenis pohon dan tumbuh-tumbuhan. Terdapat penjelasan sejarah tentang kuda-kuda yang dipakai oleh Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaan lainnya, mereka memiliki kuda favorit masing-masing yang dikasih nama tertentu. That was fantastic castle trough the beauty city!

_DSC0971 _DSC0978 _DSC0996 _DSC1008 _DSC1012 _DSC1042 _DSC0969

Sebelum pulang ke Manchester kita singgah di kota Edinburgh, it is one of the worlds most beautiful cities whether it is art and culture or sights of historic. Yang menarik adalah letak city center ini karena terdiri dari perbukitan dan sungai jadi saat berada ditengah-tengahnya bisa melihat keseluruh area mulai dari museum, istana, bukit, dan sungai, absolutely breath-taking! Mungkin menurut saya ini seperti Yogyakarta di Indonesia karena memang memiliki ciri khas tradisional yang kental. Nah kalau kota Aberdeen sangat cocok buat belajar tentang perminyakan maka kota Edinburgh ini sangat cocok buat yang belajar art & design atau bahkan sejarah. Banyak tempat-tempat menarik seperti Scottish Parliament, National Gallery, Royal Botanical Garden dan tentunya Edinburgh Castle. Istana Edinburgh ini biasanya memiliki jam-jam tertentu untuk membunyikan tembakan seolah-olah seperti benteng yang selalu siap siaga disetiap waktu. Ada waktu-waktu terbaik untuk mengunjungi kota ini seperti pada musim panas dan musim dingin karena banyak festival yang ditampilkan, terlebih lagi saat dipenghujung tahun, selalu ada acara kembang api.

Di akhir perjalanan kita mampir untuk sholat di salah satu Masjid terkenal di Edinburgh dengan nama Edinburgh Central Mosque, and Masha Allah the building is wonderfully simple I’m loving it! Dan ternyata Masjid ini hampir 90% dananya dari King Fahd alias Raja dari Kingdom of Saudi Arabia. Ketika bertambahnya jumlah Muslim di sini, maka pemerintah kota Edinburgh membangun Masjid ini akan tetapi terhenti karena masalah dana sehingga terdengar beritanya oleh Raja Fahd. Pembangunan tersebut berhasil diselesaikan memakan waktu lebih dari 6 tahun dan menghabiskan biaya yang sangat besar sekitar 3,5 milliar Poundsterling. Kemudian pada tanggal 31 July 1998 Masjid ini diresmikan oleh Pangeran Abdul Aziz Bin Fahd yaitu anaknya King Fahd. Sebagai musafir kita sholat magrib dan isya’ di jamak setelah itu makan malam dan persiapan kembali ke rumah masing-masing di Manchester.

 

 

_DSC1064Fascinating Mosque in Edinburgh City

Contrast_picInside the Masjid

Sedikit foto-foto dari ‘the heritage city of Edinburgh’:

This slideshow requires JavaScript.

 

So… time is up and we are getting back to home. Sekian saja oleh-0leh dari Skotlandia, keep update with this blog karena masih banyak kota-kota di Inggris yang akan saya tulis 😉 Wassalam

Salam Takzim

@jaesarahman