Perencanaan Keuangan (part 3)

Bisnis dan Investasi

Setelah membahas 2 rencana pada tulisan sebelumnya sekarang kita bahas agar lengkap menjadi trilogi cerita. Strategi selanjutnya adalah dengan menambah pendapatan keuangan (cash flow income) kita. Banyak cara untuk mendapatkan uang yang tentunya halal jangan sampai berpendapat cari yang haram saja susah apalagi yang halal. Karena dampak mendapatkan uang atau harta yang haram tidak akan mendapat berkah bahkan berbahaya. Untuk yang ingin kerja paruh waktu saat sekolah misalnya bisa menjadi penjaga warung, loper Koran, atau magang di kantor. Selain itu pekerjaan yang sangat saya sarankan adalah berdagang kemudian bila sudah sukses maka bisa menjadi pengusaha. Alasan pertama, dengan menjadi pengusaha secara tidak langsung kita sudah berkontribusi untuk menambah jumlah prosentase jumlah pengusaha Indonesia dimana baru 1,56 % sedangkan Negara-negara lain sudah lebih dari 2 % seperti Amerika 12 %, Jepang 10 %, Singapore 7 % dan Malaysia 5 %. Alasan kedua mengapa membangun bisnis adalah lebih menikmati pekerjaan kita. Sebagian besar wirausahawan membuka bisnis dibidang yang mereka sukai seperti hobi saja. Bandingkan dengan karyawan yang bekerja dengan orang lain, mereka merasakan adanya kewajiban bekerja. Jadi dengan membuat bisnis kita dapat memandang pekerjaan sebagai kesadaran bukan kewajiban. Alasan terakhir adalah kebebasan waktu untuk bekerja. Sebagai pengusaha kita yang mengatur waktu dan tidak perlu bekerja pada waktu-waktu tertentu. Sehingga bisa mengalokasikan waktu untuk belajar, mengerjakan tugas sekolah atau kampus, waktu beribadah, waktu untuk keluarga, bersosialisasi dengan teman-teman, dan sebagainya.

Jenis-Jenis usaha atau bisnis

Online Shopping

Semua aplikasi social media dalam kurun waktu terakhir ini adalah tempat yang paling baik untuk berjualan, promosi usaha, bisnis, dan sebagainya. Biaya (cost) pun bisa lebih hemat dan menggunakan sedikit modal untuk menjual produk-produk kita. Beberapa program seperti Twitter, Facebook, Instagram, Path, Pinterest bisa menjadi media untuk memperlihatkan kepada pasar online atau netizen, masyarakat yang berada didalam internet. Memasarkan produk di setiap social media juga tentu punya strategi masing-masing dan salah satu tipsnya adalah tetap menjaga kepuasaan pelanggan (customer satisfaction) biasanya mereka akan menuliskan komentar jika barang atau jasa yang kita beri memuaskan. Kemudian dengan menggunakan online chat seperti Line, BBM, WhatsApp, Telegram, Skype, Yahoo, dan lainnya kita bisa berkomunikasi langsung kepada pembeli (costumer). Produknya juga bisa bermacam-macam misalnya jual-beli pakaian, makanan, buku, alat elektronik, dan semua jenis barang atau jasa yang halal tentunya.

Blogging

Menulis blog yang kita sukai dalam bidang tertentu seperti cerita jalan-jalan, cara memasak, cara memakai jilbab juga dapat menghasilkan pendapatan. Apabila blog kita telah mendapat banyak respon atau komentar. Semakin banyak yang mengomentari dan diskusi di dalam blog tersebut maka web traffic meningkat sehingga SEO (search engine optimize) juga akan menempatkan di urutan pertama di mesin pencari Google atau Yahoo. Efeknya iklan akan berdatangan untuk mempromosikan produknya dengan bayaran tertentu.

Website Developer

Para programmer atau yang kuliah di bidang IT juga bisa menghasilkan uang dengan keahlian yang mereka punya. Kemampuan dalam membuat design website dan mengelolanya dalam setahun punya harga masing-masing. Karena kebanyakan perusahaan sekarang tidak memiliki toko atau kantor, tapi cukup buka lapak di internet dan memperlihatkan barang dagangannya. Selain itu untuk meraih target pasar jual beli online yang lebih praktis untuk belanja, banyak orang sekarang lebih menyukai belanja di internet disbanding belanja langsung di pasar.

Beternak hewan

Sewaktu saya kuliah beberapa teman saya memiliki binatang piaraan di kamarnya mulai dari kucing angora, Persia, hamster, burung, ikan, dll. Semua mereka pelihara untuk kesenangan dan hobbi saja awalnya tetapi ketika beranak mereka langsung memikirkan bagaimana menjualnya. Nah dari sini temen-temen bisa juga mulai memelihara dan berternak hewan piaraan. Saya juga teringat waktu kecil almarhum nenek dulu memelihara ayam dilantai paling atas rumah. Dengan izin Allah, semua telur yang dirawat nenek selalu menetaskan anak ayam dan dipelihara hingga besar. Setelah itu di jual lagi ke pasar tempat nenek beli sepasang ayam dengan harga yang berlipat-lipat. Pada zaman Nabi Muhammad saw salah satu komoditas yang paling menguntungkan juga berternak binatang maka banyak aturan-aturan yang dibahas juga dalam Al-Qur’an

Menjadi Seniman: Lukisan, Les musik, atau Fotografer

Yang memiliki bakat dalam kesenian juga bisa menghasilkan uang misalnya pandai melukis karyanya bisa dipajang dipameran lukis siapa tahu ada yang berminat dan dibeli dengan harga mahal. Bagi yang suaranya bagus atau pandai bermain alat musik bisa membuka les privat rumah ke rumah. Atau juga yang hobi memotret sekarang sudah ada kamera DSLR siapapun bisa menjadi fotografer handal dan profesional kemudian hasilnya di pajang di beberapa website seni.

Dan masih banyak peluang lain untuk berbisnis seperti jualan pulsa, jual makanan ringan hasil masak sendiri, jasa servis hp, laptop, perbaikan komputer dan lainnya jika kita mau mencoba dari apa yang kita punya tanpa harus mengeluarkan modal.

974574_10203384945361497_1089556102_n

Bersama Prof. Rhenald Kasali setelah seminar di Leeds University, UK, Guru besar UI, pendiri rumah perubahan dan berbagai bisnis sosial lainnya

Jenis-jenis Investasi

Setelah kita memiliki pekerjaan atau bisnis yang menghasilkan tahap selanjutnya adalah menggandakan uang tersebut. Melipat-gandakan uang tersebut juga jangan dengan cara yang tidak baik, karena disini maksudnya dengan cara yang baik. Misalnya pada zaman nabi Muhammad saw, beberapa pekerja bisa membeli kambing, unta, ladang pertanian, dan semua aset produktif. Dan ini sesuai dengan perkataan sahabat Nabi, Umar bin Khattab “wahai pekerja, jangan habiskan upahmu” kemudian di lain waktu beliau juga berkata “Kalau cukup nafkahmu, niscaya akan terpelihara dirimu dan agamamu”. Salah satu sahabat terkaya di zamannya memberikan ilmu dan nasihat yang bisa diimplementasikan hingga saat ini, Subhanallah. Ketika ingin berinvestasi kita juga harus belajar dari ahlinya. Karena ini akan menghemat waktu ketimbang belajar sendiri. Carilah ahli di dalam bidangnya kemudian percayakan uang kita kepada mereka untuk dikelola. Ada beberapa produk investasi yang saya sarankan seperti:

Obligasi Syariah

Obligasi merupakan salah satu instrument investasi dengan akad yang sesuai pendanaan dalam perbankan Syariah. Tujuannya untuk menerima kebutuhan produksi, yaitu dengan menambah modal, memperluas usaha, ataupun dengan mendirikan proyek baru. Untuk mencoba obligasi ini kita harus belajar kepada ahlinya seperti pakar Ekonomi Syariah Muhammad Syafi’I Antonio atau kepada ustadz Dr. Erwandi Tarmidzi. Secara umum yang telah disepakati fatwa MUI terdapat 3 jenis keuntungan kepada pemegang Obligasi Syariah. Pertama, Mudharabah atau Musyarakah yaitu kontrak atau akad hubungan kerja sama antara pemilik modal dan pemilik usaha yang memberikan jasa mengelola secara mandiri. Kedua, Ijarah yaitu obligasi yang mengambil manfaat dengan jalan penggantian atau membayar imbalan atas peminjaman objek, hamper mirip dengan sewa menyewa tetapi tidak sepenuhnya sama. Ketiga, Istishna yaitu akad dimana para pihak sepakat dalam rangka pembiayaan suatu proyek/barang.

2014-12-23-13-51-44

Foto bersama Pak Syafi’i Antonio didepan masjid Khizra, Manchester, UK, pendiri STEI Tazkia dan Penasehat bank-bank Syariah di Indonesia.

Reksadana Syariah

Reksadana merupakan suatu produk investasi dimana kita menanamkan dana pada suatu perusahaan reksadana, lalu dana tersebut diinvestasikan kembali oleh Manajer Investasi secara kolektif dengan dana dari peserta reksadana lain. Mudahnya, kita punya manajer keuangan sendiri yang mengatur semua urusan investasi dari bank, jual-beli produk investasi, hingga laporan laba rugi. Yang membedakan reksadana Syariah adalah ketentuannya juga diatur oleh fatwa MUI, dimana dana hanya dikelola dan diinvestasikan kepada produk keuangan Syariah. Contoh beberapa reksadana Syariah yaitu, Manulife Syariah Sektoral Amanah, Mandiri Investasi Ekuitas Syariah, Panin Dana Syariah Saham, BNP Paribas Pesona Syariah, dll.

Bisnis orang lain/ Franchise

Franchise dalam bahasa Indonesia sama dengan waralaba, definisi paling mudah adalah suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih luas. Perusahaan akan memberikan syarat-syarat yang telah ditetapkan untuk digunakan oleh penerima hak waralaba termasuk royalti. Sekarang ini sangat banyak perusahaan khususnya makanan telah membuat cabang dengan bekerja sama dengan orang lain (franchise) karena sudah memiliki brand yang kuat dan terkenal. Kita hanya menjalankan sistem yang lebih berjalan tinggal start up langsung meneruskan bisnis yang memang telah teruji keberhasilannya. Biasanya mereka mencari tempat yang belum terjamah oleh brand tersebut banyak contohnya seperti kebab baba rafi, ayam bakar mas mono, waroeng steak, keripik maicih, dll.

Emas

Emas adalah komoditas yang sudah ada sejak zaman nabi Muhammad saw. Kejayaan mata uang Islam berada dalam bentuk dinar dan dirham. Hingga kini beberapa daerah di Indonesia masih punya banyak toko emas. Di Padang, Sumatera Barat kampung orang tua saya terdapat satu jalan khusus jual-beli emas. Ini juga diperlukan keahlian khusus untuk investasi emas jadi lebih baik belajar dari ahlinya seperti Ahmad Gozali atau perusahaan Aneka Tambang yang punya reputasi, sertifikasi, dan legalitas. Alasan pertama memilih emas, nilai emas lebih aman ketimbang menyimpan dalam bentuk uang karena terhindar dari inflasi dan juga cenderung stabil dan mungkin akan terus naik. Kedua, bentuk emas lebih likuid atau mudah dicairkan dalam bentuk tunai sewaktu diperlukan daripada investasi dalam bentuk lain. Beberapa tips untuk investasi emas adalah beli emas dalam bentuk batangan atau koin karena emas bentuk perhiasan akan menyusut dengan ongkos pembuatan dan selera pasar akan berbeda. Terakhir, pastikan memilih kadar emas 24 karat karena paling baik dan harganya stabil.

Properti

Properti memiliki 3 keuntungan secara ekonomi yaitu cashflow, capital gain, dan collateral. Contoh dari properti seperti rumah, ruko, tanah, apartemen, kos-kosan, dan semua aset tetap. Properti memiliki daya ungkit (leverage) yang besar dan bisa mendukung pengakuan seperti perbankan, asuransi, media massa, dan kepercayaan masyarakat. Karena tanah misalnya hanya ada 1 didunia ini dan diperebutkan oleh manusia yang terus ada. Allah tidak menciptakan bumi yang kedua dan hanya menciptakan sekali saja. Maka yang terjadi adalah harga properti akan terus naik berkali lipat. Beberapa sahabat nabi, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Abdurrahman bin Auf juga kaya karena propertinya. Umar bin Khattab ketika wafat menurut beberapa sumber, meninggalkan ladang sebanyak 70.000 unit yang harga rata-rata jika di konversi ke Rupiah (1 dinar = Rp 1,2 juta) sama dengan Rp 160 juta. Berarti meninggalkan warisan sebanyak Rp 11,2 triliun, setiap tahun ladangnya menghasilkan Rp 2,8 triliun atau setiap bulannya Rp 233 miliar sebulan… Luar biasa! Tidak kalah kaya juga Ustman bin Affan meninggalkan beberapa sumur senilai 200 ribu dinar atau setara dengan Rp 240 miliar dan mewariskan property sepanjang wilayah Aris dan Khaibar.

Untuk bermain properti juga harus belajar kepada ahlinya atau mungkin belajar dulu sebagai trader (broker). Ada 3 pemain penting didalam bisnis properti yaitu trader, investor, dan developer. Trader termasuk broker biasanya membantu para investor dan developer untuk menjualkan propertinya nah disini kita bisa belajar dalam bidang properti agar paham istilah hukum bangunan seperti SHM, IMB, sistem cicilan bank, dll. Beberapa perusahaan broker seperti 21 century, Galaxy Artha Propertindo memiliki pegawai marketing yang bisa mendapatkan fee 2,5 % atau 3 % tergantung perjanjian. Kemudian investor adalah para para pemain yang membeli properti untuk dijual kembali atau di sewakan. Para investor dapat passive income yang menjajikan dan juga mendapatkan keuntungan berupa cashflow setiap bulannya. Ketiga adalah developer, developer adalah suatu badan atau perorangan yang membangun properti untuk dijual kepada masyarakat. Mereka merupakan para ahli bangunan yang paham proyek konstruksi. Developer besar di Indonesia misalnya Agung Podomoro group, Ciputra group, Summarecon, PT PP, dll. Developer punya teman saya PT dewatajoso property juga menawarkan jasa membangun town house. Strategi yang digunakan untuk developer pemula adalah dengan bekerja sama dengan orang yang punya tanah kemudian bagi hasil atau dengan membeli tanah tersebut jika sudah laku.

Sekian Trilogi Perencanaan Keuangan

Salam Pengusaha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s