Oxford: Universitas Pertama Inggris

Sehari setelah tanggal 14-02-2014 saya mendapat kesempatan untuk jalan-jalan ke kota Oxford. Sebenarnya sudah lama sekali ingin mengunjungi kota yang indah dan mempesona ini dan kebetulan di saat menunggu panggilan presentasi tugas akhir saya bisa kesana. Ini kedua kalinya saya ikutan trip yang rutin seminggu sekali diadakan oleh international society, mereka biasanya mengatur jadwal trip mingguan dari kampus Salford dan Manchester. Untuk harganya menurut saya lumayan terjangkau karena dengan £25 trip seharian dan ada guide tour dibandingkan membeli tiket kereta bolak-balik yang bisa lebih mahal apalagi beli dalam waktu dekat. Saya berangkat dari kampus jam 7.30 pagi dengan bis kemudian sampai di Oxford sekitar jam 12 siang lalu jalan kaki sedikit ke kampus untuk bertemu dengan guide tour di dekat pintu christ church college. Di kampus yang luar biasa luas ini terdapat 38 college dan 6 private hall dan masing-masing college disediakan fasilitas makanan 3 kali sehari.

Sebelumnya mari berkenalan dengan kampus pertama di Inggris ini. Unversitas Oxford merupakan sebuah perguruan tinggi yang terletak di Oxford, Inggris. Beberapa sumber menyatakan bahwa kampus ini berdiri pada tahun 1096 dan menjadi kampus paling tua nomer 2 yang menggunakan bahasa Inggris. Kemudian pada tahun 1209 beberapa dosen dan pelajar dari sini mendirikan perguruan tinggi kedua yang bernama Cambridge. Universitas Cambridge ini terletak di Timur Laut dari arah Oxford. Kedua kampus ini merupakan kampus terbaik dan tertua di Inggris sehingga beberapa orang menyebutnya “Oxbridge”. Kemudian selanjutnya pada tahun 1927 pelajar wanita diberikan hak untuk menjadi sarjana sepenuhnya karena sebelum tahun tersebut, pelajar wanita belum bisa mendapat gelar sarjana di perguruan tinggi ini. Dorothy Sayers dengan karya novelnya Gaudy Night merupakan salah satu lulusan wanita pertama di level universitas.

3 Bis besar rombongan dari kota Manchester menandakan sangat banyak peminat yang ingin ke kota Oxford walaupun kondisi cuacanya saat ini sedang buruk bahkan di beberapa kota di Inggris terjadi banjir dan badai tapi tidak mengurangi niat kita semua untuk berangkat. Sesampainya disana, beberapa guide tour yang resmi dan telah mendapat sertifikasi dari kampus Oxford menghampiri kita semua. “hai semuanya perkenalkan nama saya Jane” ujar perempuan berbaju merah yang menjadi guide tour. Dalam tim kita kira-kira terdapat 10 makhluk yang sangat multi-national karena semuanya berasal dari berbeda Negara yaitu India, Spanyol, Republik Ceko, Austria, Irlandia, Jordania, dan saya sendiri Indonesia. Kenapa saya sebut makhluk? Karena perempuan yang berasal dari Spanyol membawa anjing kesayangannya bernama Dora. Perjalanan di dalam kampus ini terasa menyenangkan sekali. Saya sangat salut kepada pemandu tur ini karena dia menjelaskan dengan sangat detail, disamping karena dia lulusan sini, dia juga membawa data-data jumlah pelajar dari negara selain UK dan Indonesia katanya ada 19 pelajar.

Bangunan yang pertama saya kunjungi (gambar diatas) adalah Christ Church College. Christ Church ini termasuk kategori college yang kecil di kampus, terdapat ruang kuliah, aula besar, 2 perpustakaan, 2 bar, dan ruang umum untuk yang lulus dan telah lulus. Di dalam kamar sebagian besar terdapat wastafel, lemari es, dan ruang tamu diluarnya. Di luar bangunan terdapat lapangan untuk bermain kriket, sepak bola, dan rugby. Tidak lupa juga olah raga dayung salah satu olah raga terkenal di Oxford karena di sisi bangunan ada sungai Thames. Salah satu gereja di dalam sini pernah dipakai untuk keperluan film bagi Mr. Bean dan pastinya film Harry Potter karya novelis J.K. Rowling dan juga film The Golden Compas.

Selanjutnya saya melihat bangunan yang cukup menarik seperti gedung SMP saya di 109 Jakarta Timur berbentuk huruf U ditengah-tengahnya ada lapangan. Ternyata gedung tersebut adalah ‘The Examination Schools’ atau yang kita kenal ruangan ujian. Jadi setiap mahasiswa disini akan mengalami masa ujian didalam gedung ini. Sejarahnya, ruangan ujian ini di disain dan dibangun oleh Thomas Jackson yang berprofesi sebagai kepala ujian kampus antara Tahun 1876 sampai 1881. Bangunan berdiri pada sisi penginapan Angel, dimana penginapan ini dipercaya sebagai bangunan penginapan pertama di Inggris. Setiap tahunnya ribuan para sarjana duduk dibangunan bersejarah ini dengan baju yang namanya sub-fusc yaitu seragam khusus warna hitam dan putih dimana bentuknya sangat tradisional seperti yang ditunjukkan oleh pemandu saya berbaju merah.

Disamping itu, pada masa perang dunia kedua, bangunan ini pernah menjadi rumah sakit militer dan di lantai basemen masih ada tulisan ‘kamar kebangkitan’ yang masih tertulis hingga saat ini. Kebanyakan peserta ujiannya adalah dari kalangan mahasiswa S1 tapi juga dipakai untuk mahasiswa S2 seperti Master of Philosophy, Master of Science, Master of Studies, Diploma juga oral tes untuk doktorat. Selama musim panas bulan Juni hampir 1200 pelajar duduk setiap hari untuk ujian tertulis. Pada awalnya di Oxford ini tidak ada ujian tertulis dan hanya oral tes kemudian pada Tahun 1900 dimulai ujian tertulis essay maupun pilihan ganda.

Beberapa menit kemudian saya agak sedikit kaget melihat bangunan berbentuk lingkaran seperti masjid. Redcliff Camera adalah perpustakaan yang diambil dari nama akademisi, psikologi, dan politisi Dr. John Radcliffe. Menurut beberapa sumber setelah 2 tahun berjalan pembangunan ini, John Radcliff meninggal di tahun 1714. Bangunan ini dibangun selama 12 tahun dengan contoh bangunan pertama bentuk bundar dan memiliki kubah dizamannya.

Museum Ashmolean, museum ini dipercaya sebagai museum yang pertama di dunia karena dibangun dari tahun 1678 sampai 1683. Museum ini awalnya menampung barang-barang artistik dari Elias Ashmole, seorang seniman terkenal di Inggris. Didalamnya juga terdapat koleksi bersejarah dari para arkeolog dan seniman termasuk karya masterpiece dari Michelangelo, Leonardo da Vinci, Turner, dan Picasso.

Ketika mau pulang dan membeli souvenir, dari awal saya memang meniatkan jika bermain ke kampus Oxford untuk beli hoodie yang bertuliskan Universitas Oxford lumayan untuk dipakai jogging..hehe. Saya menemukan toko di dekat area memorial garden namanya Oxford Blue. Kemudian saya masuk kedalam karena dari luar terlihat jaket yang sesuai dengan keinginan. Lalu kebetulan saya pergi bersama teman saya orang Jordan dan saat penjualnya sedang berdiskusi dengan temannya, teman saya ini menyadari bahwa mereka menggunakan bahasa yang sama alias sama-sama orang Jordan, akhirnya mereka mulai berbicara dengan bahasa Arab. Di sisi lain saya bertanya harga jaket tersebut yang dijawab dengan “itu harganya £20 tapi ada diskon buat kamu 10%”. Tidak hanya sampai disitu, kami bertanya dimana masjid terdekat, dan mereka bilang “agak jauh dari tempat ini kalau mau sholat silahkan di sini saja” Saya sangat bersyukur karena selain dapat diskon beli jaket saya bisa sholat zuhur dan ashar dijamak karena dalam perjalanan. Alhamdulillah.

Shopping time!

Shopping time!

20140215_145224

Stand up and speak up, in a good way

20140215_144602

Hi Jane! Smile please😀

20140215_144917

Me with the old door, never changed since its built

20140215_144224

Fantastic view from my camera phone!

It's sunset already, time to back home..

It’s sunset already, time to back home..

Singkat cerita setelah mengisi perut dengan kentang saya kembali menuju bis dan bersiap kembali untuk pulang ke kota Manchester. Mengutip makna logo yang diambil dari moto kampus Oxford yaitu ‘Dominus illuminatio Mea’ yang artinya Tuhan adalah cahayaku, bahwa menurut saya sebenarnya sudah seharusnya kita percaya dengan adanya Tuhan yang menciptakan seluruh langit dan bumi. Para ilmuan juga orang-orang yang berpengaruh dalam ilmu pengetahuan lulusan dari kampus Oxford ini juga percaya bahwa Tuhan, misalnya, ada yang mengatur pergerakan planet tata surya hingga energi sebuah atom sekalipun. Di dalam Al-Quran yang bahkan turun sebelum kampus-kampus didunia berdiri sudah menjelaskan bahwa Tuhan kita Allah SWT adalah penguasa langit dan bumi seperti pada surat Al-Mulk ayat 1 yang artinya “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai umat Islam yakin atas segala keputusan yang Allah SWT tetapkan untuk kita semua adalah keputusan yang terbaik dari-Nya. Wassalamualaikum.

Sekian dan Sampai jumpa🙂

Warm Regards

@jaesarahman

One thought on “Oxford: Universitas Pertama Inggris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s