Puasa sebagai gaya hidup sehat

Good Morning! Sabahul Khair!

Edisi blog kali ini saya akan mengambil tema yang cukup klasik tapi tetap menarik yaitu puasa as a way of life. Siapa yang belum pernah puasa? pastinya semua sudah pernah merasakan. Jadi beberapa hari akhir ini saya mulai menerapkan puasa nabi Daud dimana sehari puasa dan sehari tidak. Sebenarnya saya sudah meniatkan akan menjalankan puasa tersebut dari tahun lalu. Saat itu saya mendapat inspirasi dari guru saya yang sedang mengambil PhD dibidang psikologi, akan tetapi saya ingin puasa senin-kamis dulu dan Alhamdulillah akhirnya sudah 1 tahun menikmatinya dan mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba puasa daud di samping juga dapat inspirasi dari sahabat saya yang menjalankan diet OCD ala deddy corbuzier, seorang entertainer yang terkenal di TV melalui trik-triknya. Hal yang menarik dari diet OCD ini adalah sistemnya tidak jauh berbeda dengan puasa nabi Daud yaitu pertama tidak sarapan (minimal 3-4 jam setelah bangun tidur). kedua, makan dengan 8 atau 6 atau 4 jam sehari tetapi boleh minum air putih atau teh tanpa gula. ketiga, apabila sudah terbiasa dengan pola makan 4 jam, mencoba puasa 24 jam atau makan sehari sekali maksimal 3 kali seminggu. Terakhir, makan dengan apa saja yang biasa dimakan sebelum atau sesudah program tersebut.

Banyak banget yang bilang kalau puasa itu baik untuk kesehatan. Selain Ibnu Sina, ahli pengobatan pertama di zaman kejayaan Islam dahulu, ada juga beberapa ahli pengobatan Yunani kuno yang percaya bahwa puasa adalah obat terbaik untuk menyembuhkan penyakit. Hippocrates berpendapat bahwa makanan kita seharusnya menjadi obat, obat kita seharusnya menjadi makanan. Tapi makan ketika sedang sakit itu sama saja memberi makan penyakit. Setiap manusia memiliki kekebalan dalam tubuhnya, kita hanya membantunya untuk bekerja. Pendapat lainnya datang dari Plutarch, seorang sejarawan yang juga terkenal di zaman Yunani juga berpendapat daripada menggunakan obat-obatan, lebih baik puasa sehari. Apakah benar puasa itu bermanfaat untuk tubuh kita? Berikut beberapa pendapat pribadi saya mengenai keuntungan berpuasa, boleh setuju boleh engga, gak ada paksaan, selow kayak dipulow😀

– Membakar lemak lebih cepat

Sekitar 3-4 jam setelah makan normal, tubuh kita memasuki kondisi dimana insulin mulai turun. Ketika insulin turun maka otomatis gula dalam darah juga turun. Di sinilah sumber energi yang digunakan oleh tubuh mulai datang. Secara bahasa medis, tingkat hormon lipolitik seperti glukagon, GH (hormon pertumbuhan) dan katekolamin akan meningkat. Semakin lama orang berada dalam posisi tanpa makanan, semakin meningkatkan proses ini. Contohnya apabila kita tidur tanpa makan sebelumnya, maka pencernaan akan fokus untuk memproses lemak yang ada dalam tubuh. Jadi tidak makan dalam waktu singkat dapat menyebabkan pembakaran lemak lebih cepat daripada kondisi tidak puasa.

– Meningkatkan metabolisme tubuh

Dalam sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa dalam waktu 72 jam puasa, tidak akan melambatkan dan bahkan meningkatkan sedikit metabolisme. Penelitian lain yaitu pada akhir Januari, British Journal of Nutrition menerbitkan sebuah makalah yang menyarankan latihan sebelum sarapan  dapat membakar 20 persen lemak tubuh lebih banyak daripada latihan yang sama setelah sarapan. Di dalam artikel Science Daily, Doktor Javier Gonzalez mengatakan bahwa dalam rangka menurunkan lemak tubuh, kita perlu menggunakan lebih banyak lemak sebagai energi, yaitu dengan cara meningkatkan jumlah total energi yang kita habiskan. Dan proporsi yang besar ini didapat dari pembakaran lemak yang dilakukan setelah puasa semalam tanpa sarapan. So… ga perlu repot-repot beli suplemen atau susu fitness yang segede ember mandi buat ningkatin metabolisme di dalam tubuh, cukup berpuasa saja.

– Awet muda

Nah! Ini dia alasan yang mungkin paling banyak diminati. Karena puasa dalam waktu tertentu dapat mengurangi stress oksidatif dan peradangan pada sel. Disamping juga membantu mencegah dan memperbaiki kerusakan DNA yang bisa berkembang menjadi kanker. Kemudian dalam penelitian memperlihatkan bahwa puasa dapat memperlambat jam penuaan kita, dengan kata lain, puasa dapat membantu kita hidup lebih lama dengan menjaga organ kita tetap awet muda.

– Meningkatkan produktivitas di pagi hari

Kalau ini alasan yang paling masuk akal dan diterima oleh kantong para mahasiswa, karena dengan melewatkan sarapan mereka yakin akan lebih produktif dan konsentrasi selama seharian. Tidak perlu membuang waktu untuk memikirkan sarapan apa yang akan disantap dipagi hari. Atau duduk dengan perut kenyang saat berada dikelas sambil mendengarkan dosen menerangkan pelajar hingga tertidur pulas, hasilnya tidak paham apa yang dijelaskan Bapak dosen.

– Menyembuhkan penyakit

Puasa dalam jangka pendek bisa membantu memerangi kanker dan meningkatkan efektivitas pengobatan. Dalam sebuah penelitian, puasa bisa memperlambat pertumbuhan dan penyebaran tumor dan bahkan bisa menyembuhkan beberapa jenis kanker bila dikombinasikan dengan kemoterapi. Seorang peneliti dari California yakni Professor Valter Longo juga membenarkan, bahwa sel-sel tumor dan kanker akan menghancurkan dirinya sendiri secara seluler saat penderita tumor dan kanker aktif melakukan puasa. Walaupun tidak menggantikan sel-sel tumor dan kanker yang telah mati, sel-sel tumor dan kanker akan berusaha untuk mengumpulkan kekurangan yang telah hilang pada saat penderita berpuasa.

Pengobatan Tumor dan kanker dengan sering berpuasa ini memang belum banyak diterapkan oleh banyak orang. Selain itu, puasa dengan ditambah kemoterapi ini terbukti memperlambat pertumbuhan sel kanker seperti kanker payudara, kanker kulit, kanker otak yang terbentuk di dalam jaringan saraf tubuh. Dan terbukti efektif, karena beberapa siklus puasa yang digabungkan dengan kemoterapi telah memberikan bukti 20% dari mereka yang terkena kanker ganas dan 40% terkena sel tumor dan kanker tertentu sukses disembuhkan.

– Mengurangi risiko penyakit jantung

Puasa yang rutin dapat menjaga kesehatan jantung dan hati manusia. Beberapa ahli jantung dalam penelitiannya di Intermountain Medical Center Heart Institute melaporkan bahwa puasa tidak hanya menurunkan risiko seseorang dari penyakit arteri koroner dan diabetes, tetapi juga menyebabkan perubahan signifikan dalam kadar kolesterol darah seseorang. Diabetes dan kolesterol tinggi adalah faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. penyakit jantung koroner adalah penyebab utama kematian di kalangan  pria dan wanita di Amerika. Selain itu juga puasa juga dapat mengurangi faktor risiko jantung lainnya, seperti trigliserida, berat badan, dan kadar gula darah.

– Meningkatkan human growth hormon (HGH)

Dalam sebuah penelitian terbaru yang juga menegaskan temuan sebelumnya tentang efek puasa terhadap hormon pertumbuhan manusia (HGH) atau protein metabolisme. HGH bekerja untuk melindungi otot dan keseimbangan metabolic dimana saat respon dipercepat ketika sedang berpuasa. Selama masa puasa 18-24 jam, HGH meningkat rata-rata 1.300 persen pada wanita, dan hampir 2.000 persen pada pria. Tahun 2011, peneliti melakukan studi puasa lebih dari 200 orang – baik pasien dan relawan sehat – diikuti 30 pasien lain yang hanya minum air dan tidak makan apa-apa lagi selama 24 jam. Kemudian mereka tes darah dan pengukuran fisik untuk mengevaluasi faktor risiko jantung, risiko metabolik, dan parameter kesehatan umum lainnya. Dan hasilnya adalah HGH naik dan semua fungsi tubuh membaik.

– Dapat membuat hati gembira

Perasaan gembira yang muncul ketika berbuka puasa itu rasanya luar biasa, bayangkan saja seharian kita tidak makan, minum disaat tv menayangkan iklan sirup yang bikin ngiler dan juga harus menahan amarah disaat ada teman kita yang bikin kesal. Menurut ahli-ahli psikologis, banyak manusia ini yang sakitnya berawal dari tekanan batin dan perasaan. Persoalan-persoalan yang tidak bisa diselesaikan oleh alam pikiran, sering membawa dampak yang begitu besar terhadap tubuh (psikologis). Bahkan tidak jarang terjadi bisa fatal. Sebab jiwa yang sudah remuk, hati yang sudah rapuh, akan mempengaruhi kepada daya tahan tubuh. Kalau daya tahan tubuh sudah berkurang, maka akan mudah dihinggapi segala macam penyakit.

Puasa secara psikologis dapat membuat pikiran menjadi tenang dan hati menjadi damai apalagi ketentaraman itu datang disebabkan ibadah dan berdoa kepada Allah SWT. Penyakit jiwa selalu berpengaruh dengan tubuh, apabila jiwa ditimpa kesulitan maka otomatis tubuh akan ikut menderita dan juga sebaliknya. Nabi Muhammad SAW juga pernah menjelaskan dalam haditsnya yang artinya, “Orang yang berpuasa itu mendapat dua kegembiraan. Pertama ketika berbuka, dan yang kedua ketika akan berjumpa dengan Tuhannya dikemudian hari.” Jadi puasa selain membuat manusia semakin tambah sehat secara psikologis akan tetapi juga mendapat pahala dan menghapus dosa, pasti setuju kan bos-bos sekalian?

– Akan mendapat pahala yang spesial, mulutnya akan wangi, dan dicari oleh pintu surga Allah SWT

Diriwayatkan oleh Abu Huraira ra., Rasulullah SAW bersabda: “Allah Ta’ala telah berfirman: “Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali shaum, sesungguhnya shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan memberi balasannya. Dan shaum itu adalah benteng (dari api neraka), maka apabila suatu hari seorang dari kalian sedang melaksanakan shaum, maka janganlah dia berkata kotor dan bertengkar sambil berteriak. Dan demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta’ala dari pada harumnya minyak misik.” (HR. Al-Bukhari no. 1771 ). Hadis ini sudah menjelaskan secara luas tentang pahala dan keuntungan puasa yang akan kita dapat, bahkan kita juga akan dijamin masuk pintu surga “Sesunguhnya pada surga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk dari-Nya, dan tidak selain mereka yang ikut masuk dari-Nya (pintu itu berkata: ‘Dimanakah orang- orang yang berpuasa?’ maka mereka masuk kepada-Nya, dan apabila telah masuk orang terakhir dari mereka) pintu itu akan tertutup selama-lamanya, dan tidak ada seorang pun yang bisa masuk.”(H.R. Bukhari).

Akhirnya, semoga kita (khususnya saya sendiri) selalu dimudahkan untuk melakukan puasa nabi Daud dan bisa menjaga seterusnya karena puasa ini adalah puasa yang paling baik. Dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah SAW bersabda “Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah (yang dinamakan) puasa Daud As. Dan ini adalah puasa yang paling afdhal. Lalu aku (Abdullah bin Amru ra. berkata: “Sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu”, maka Nabi SAW. berkata: “Tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu”.

Sooo ladies and gentleman, mulailah meniatkan berpuasa daud atau minimal menikmati puasa senin-kamis dulu🙂

Warm Regards from Salford

Jaesa R

2 thoughts on “Puasa sebagai gaya hidup sehat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s