Aside

Catetan Perekonomian Indonesia

Kali ini saya mengambil rangkuman catatan kuliah Perekonomian Indonesia saya untuk dipublish saat semester 6. Mata kuliah ini diampu oleh Bapak R.M. Gunawan Soemodiningrat, Prof. Dr., M.Ec. Beliau bekerja di Departemen Sosial RI tetapi masih menyempatkan diri untuk mengajar pada hari Sabtu pagi hari. Mungkin akan berguna bagi para pembaca di sektor ekonomi dan diharapkan kita semua bisa memberi pemikiran-pemikiran untuk membangun negara Indonesia tercinta ini. Selamat Membaca🙂

Pembangunan

Pembangunan menurut Pak Gunawan Sumodiningrat adalah sebuah rangkaian proses perubahan struktural yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Terdapat 3 masalah pembangunan yang utama yaitu pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan. Dari ketiga masalah yang didapat kemudian terdapat asumsi yaitu full employment artinya kesempatan kerja atau partisipasi termanfaatkan secara penuh, equal productivity yang artinya setiap orang memiliki kemampuan yang sama, dan rational efficient artinya masing-masing pelaku bertindak nalar. Ada syarat dari asumsi pembangunan seperti mekanisme pasar yang berarti ada supply dan ada demand.

Ada 3 pembangunan yang harus dibangun yaitu :

–          Pembangunan sektoral adalah program pembangunan yang umumnya berorientasi pada peningkatan produksi dan pembangunan prasarana serta sarana fisik yang secara langsung menunjang pemenuhan kebutuhan dasar seperti : pangan, sandang, perumahan, pendidikan, dan kesehatan,

–          Pembangunan regional adalah program pembangunan yang diarahkan untuk pengembangan potensi dan kemampuan sumberdaya manusia yang ada di daerah khususnya daerah perdesaan sehingga swadaya dan kreativitas masyarakat dapat ditingkatkan,

–          Pembangunan khusus adalah program pembangunan yang diarahkan untuk menggerakkan kegiatan sosial ekonomi, meningkatkan mutu sumber daya manusia, membangun prasarana dan sarana, serta memperkuat kelembagaan penduduk miskin terutama di daerah-daerah tertinggal seperti di Kawasan Timur Indonesia. Program pembangunan khusus dilakukan secara selektif sehingga dapat terarah kepada kelompok sasaran.

Sejarah Perekonomian

Ada beberapa masa didalam bangsa Indonesia ketika membahas perekonomian, yaitu zaman penjajahan atau kolonial, orde baru, orde lama, dan orde reformasi. Pada zaman penjajahan ada sistem tanam paksa melalui perkebunan negara dengan cara mobilisasi lahan pertanian & peternakan serta tenaga kerja secara gratis. Budidaya kopi, teh, tembakau, tebu, digalakkan (karena permintaan di pasar dunia tinggi). Kemudian Belanda –dengan Gubernurnya Jenderal Van Den Bosch- pada masa tersebut membutuhkan uang untuk mendanai perang Diponegoro (1825-1829) dan Perang Padri.

Tanam paksa berakhir pada tahun 1870, dimulailah zaman baru kapitalisme kolonial. Kebun-kebun negara diambil alih oleh swasta dengan perjanjian sewa lahan sampai 75 tahun. Diganti dengan politik etis (balas budi) dipraktikkan di Hindia Belanda pada awal 1900an. Fokusnya: irigasi, edukasi, dan transmigrasi. Pada zaman politik ini lembaga perkreditan rakyat mulai muncul (modalnya diawali oleh lumbung desa).

Selanjutnya pada orde lama memiliki keberhasilan yaitu dalam Sidang Umum III MPRS pada bulan April 1965, Bung Karno melancarkan program berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari). Hal tersebut dilatarbelakangi oleh keluarnya RI dari PBB dan ditolaknya hutang IMF. Namun masyarakat tidak puas dan berganti orde baru yang memiliki keberhasilan seperti :

Ò  Pertumbuhan ekonomi rata-rata 7% per tahun

Ò  Pendapatan perkapita dari US$ 260 (tahun 1970) menjadi US$ 500 (tahun 1980).

Ò  Swasembada beras tahun 80-an yang mendapat penghargaan FAO tahun 1986

Ò  Penduduk miskin dari 54,2 juta jiwa (40,08%) tahun 1976 menjadi 27,2 juta jiwa (15,08%) tahun 1990

Tetapi pada tahun 1998 terjadi kerusuhan dan menggulingkan pemerintahan orde baru dan menjadi orde reformasi hingga kepemimpinan presiden sekarang yaitu Susilo Bambang Yudhoyono.  Kebijakan SBY yang kontroversial diantaranya mengurangi subsidi BBM sehingga harga menjadi naik dan Bantuan Langsung Tunai yang tidak sampai ke tangan yang berhak, dan pembagiannya menimbulkan berbagai masalah sosial.

Sistem Perencanaan Pembangunan

Pertama semua menggunakan perencanaan yang artinya proses pemikiran yang bijaksana dan rasional yang merupakan langkah awal manusia sebelum menentukan pilihan untuk melaksanakan sesuatu demi mencapai harapan hidupnya. Perencanaan sangat penting demi terwujudnya program-program pemerintah karena :

Pertama, bagi negara sebesar seperti Indonesia baik dalam cakupan geografis maupun dalam jumlah dan ragam populasi, upaya dan proses pembangunan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyatnya pasti menghadapi berbagai permasalahan dan kendala yang kompleks

Kedua, perencanaan pembangunan, baik dalam bentuk program, kebijakan maupun kegiatan hanya akan tinggal sebagai dokumen sia-sia dan tidak akan berarti apa-apa jika tidak dikaitkan dengan pembiayaan

Ketiga, perubahan dan pembaharuan dalam pengelolaan keuangan dan sistem perencanaan pembangunan nasional semakin diperlukan dan harus menjadi sinergi dalam tatatan perundangundangan dan peraturan penjelasnya 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s