Sistem Pengendalian Manajemen

Assalamualaikum, wr, wb halo apa kabar semuanya? Pasti sehat dong ya…

Kali ini penulis ingin berbagi apa yang telah dibacanya ketika mau sidang kompre yang benar-benar membuat jantung berdebar. Kebetulan pelajaran yang sedang dipelajari yaitu Sistem Pengendalian Manajemen. Pertama apa sih SPM itu, mungkin terdengar spam kali yaaa. SPM definisi yang saya baca dari foto kopi berpuluh-puluh tahun ini adalah sistem yang digunakan untuk mempengaruhi anggota / bawahannya untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Nah SPM ini dibagi jadi 2 yaitu proses dan lingkungan, disini akan membahas sampai proses saja, karena lingkungan ga bakal keluar dan ga bakal ditanyain (amiiin). Proses itu sendiri artinya penggunaan informasi oleh atasan untuk mempengaruhi organisasi mencapai tujuannya. Proses ini dibagi jadi 4 aja ga usah banyak2 nanti susah ngapalinnya, yaitu merencanakan strategi, menentukan anggaran, pelaksanaan, sama  evaluasi.

Nah yang akan dibahas Cuma merencanakan strategi dan menentukan anggaran aja, biar ga cape bacanya, keliatannya udah puyeng kepalanya nih padahal baru 1 paragraf haha…. merencanakan strategi dalam perusahaan menurut dengan SPM ini supaya mudah pake aja responsibility center. Artinya pusat pertanggung jawaban nah ini cara manajer menilai tanggung jawabnya, trus ada 4 juga yaitu pusat laba, pusat pendapatan, pusat biaya dan pusat investasi. Kenapa Cuma ada 4 sih? Menurut yang saya baca dari fotokopian-berpuluh2-tahun-yg-lalu itu karena inti dari perusahaan itu kan mendapatkan laba, nah laba itu didapat dari pendapatan dan biaya, trus supaya bisa berkembang dengan baik maka dibutuhkan investasi deh. Its easy kan… lanjuuut. Cara ngitung pusat biaya itu ada yaitu dengan kebijakan dan teknis, cara ngitung pusat laba ada 5 yaitu contibution margin, direct profit, controllable profit, net income after tax, dan net income before tax. Kayaknya ga perlu dijelasin semua ya mending liat cara yang paling bagus aja yaitu controllable profit karena eh karena dapat mengukur kinerja manajemen secara keseluruhan. Kemudian pusat investasi ada 2 cara mengukurnya yaitu dengan ROI dan RI ada yang nyebut EVA, menurut saya sih perbedaan yang mendasar dibalik cara menghitung dan lainnya yaaa kalo ROI hasil perhitungannya pake persen trus kalo RI hasilnya angka atau jumlah gitu aja sih, easy juga kan…

Selanjutnya kalo ada perpindahan aktifitas atau transaksi dari pusat laba ke pusat yang lain (boleh lebih dari 2 pusat yang penting ada pusat laba) itu disebut harga transfer. Harga transfer ini dibagi jadi 4 (4 mulu ini kayaknya ada sesuatu sama angka 4 fufufu) yang pertama dengan kesepakatan antara kedua belah perusahaan, kemudian dengan two step yang berhubungan dengan variabel, kemudian profit sharing dengan cara membagi hasilnya, dan two sets yaitu selisih dari transaksi penjualan yang akan ditanggung oleh pusat. Dah cukup ya bahas strategi sekarang kita masuk ke anggaran, mudah aja pertanyaannya, apa sih beda budgeting dan forecasting. Mudahnya budgeting itu sudah terdapat angka yang pasti dan sudah dengan persetujuan manajer, tapi kalau forecasting masih diangan-angan saja/ perkiraaan jadi belum dalam bentuk angka dan belum dibahas dengan manajer. Udah segitu aja pembahasan SPM kalo banyak2 nanti makin puyeng dan makin ga paham… hehehe bye.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s