My Historical Journey 2013

“Konstantinopel benar-benar akan dibebaskan, pemimpin terbaik adalah pemimpin yang membebaskannya dan pasukan terbaik adalah pasukan yang bersamanya” (Rasulullah SAW)

_DSC0949

Kebetulan beberapa hari yang lalu waktu break setelah ujian blok pertama, dengan izin Allah saya mendapatkan kesempatan untuk berwisata di Turki. Alhamdulillah memang ini keinginan saya waktu kecil untuk melihat bangunan-bangunan di negara ini saat mendapat pelajaran sejarah tentang penaklukan konstantinopel. Sebenarnya saya ingin singgah di Turki sejalan dengan ibadah umroh plus akan tetapi kebetulan ada sahabat orang pakistan yang ingin pergi ke Istanbul untuk bertemu keluarganya disana. Biayanya 290 poundsterling pulang-pergi dari Manchester which is about 4,3 juta rupiah cukup murah kalau dibandingkan berangkat dari Jakarta dimana bisa sampai 12 juta rupiah.

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba dengan semangat ingin melihat kota tua ratusan tahun yang lalu membuat perjalanan 4 jam terasa singkat. Saya tiba di Attaturk Havaliment airport pada jam 9 malam kemudian naik subway sampai Aksaray station, nah disini karena sudah malam yang ada hanya taksi akhirnya kami naik taksi tanpa diskusi masalah harga dan diajak muter-muter jadilah harganya melambung. Seperti biasa pelajaran naik taksi dengan tidak negosiasi masalah harga adalah hal yang klasik.. hehe. Kami sampai di hotel Tom Square Boutiq yang sangat bagus untuk harga 225.000 rupiah mungkin di Jakarta belum tentu dapet kamar yang fasilitasnya seperti bintang lima ini.

_DSC0847 _DSC0860

Next day, pada hari Rabu pagi saya jalan kaki (sekalian sarapan sandwich kebab) ke grand bazaar yaitu pasar tertutup yang terbesar dan juga tertua di dunia, lebih dari 3000 toko dan pengunjungnya bisa mencapai 400.000 per harinya, so huge! Kemudian melanjutkan perjalanan ke makam sultan Muhammad Mehmed II atau yang biasa terkenal Muhammad al-Fatih. Sosok favorit saya ini sangat populer yang juga di gadang-gadang kan oleh Rasulullah SAW dapat menaklukkan Konstantinopel bahkan menggunakan taktik perang cerdas dengan memindahkan 70 kapal lewat darat sejauh 3 mil dekat selat Bosporus dan membuat meriam tempur yang baru ditemukan waktu itu. Ga heran karena dari kecil anak dari Sultan Murad II ini sudah menguasai 7 bahasa: Arab, Turki, Persia, Yunani, Serbia, Italia, dan Latin. Selain itu dia menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan dari sejarah dengan mengkaji kemenangan dan sebab kekalahan umat Islam terdahulu juga Matematika, Geografi, dan Astronomi yang membuatnya rasionalis, berpikir strategis, berwawasan global dalam berencana dan juga detail dalam bertindak. What a Briliant Leader!

Lanjut lagi berpapasan dengan beselica museum yang terdapat benda-benda bersejarah terletak dibawah tanah. Nama Beselica ini diambil dari meriam tempur yang bisa menghancurkan tembok kekuasaan Konstantin yang paling kuat dibuat pada masa itu. Tidak terasa sudah waktunya zuhur, adzan pun berkumandang, saya sholat Zuhur di Masjid Sultan Ahmed yang terkenal sebagai Blue Mosque. Masjid yang memiliki 1 kuba utama, 8 kuba tambahan, dan 6 menara ini dipercaya masjid terakhir dengan bentuk Islam tradisional. Bentuknya sama-sama indah dilihat dari jauh maupun dari dekat, masih agak gak percaya bangunan super megah ini dibangun pada Tahun 1600-an, Subhanallah. Usai sholat Zuhur, karena letaknya berhadapan dengan Hagia Sophia, langsung jalan ke museum tersebut. Hagia Sophia ini dulunya Gereja yang diubah menjadi masjid setelah pasukan Romawi dikalahkan akan tetapi sekarang fungsinya menjadi museum. Lagi-lagi saya terkagum oleh arsitek pada zamannya. Didalamnya juga ada helm yang pernah digunakan saat perang. Diatas bangunan terukir nama-nama sahabat-sahabat nabi yaitu Abu Bakar ash-Sidiq, Umar Bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, dan Ustman bin Affan. It was wonderful experience to see this building.  Dengan membayar tiket masuk sebesar 25 lira seperti memutar waktu ke masa Ottoman Empire. Jadi sejarahnya fungsi Hagia Sophia adalah gereja, setelah Muhammad al-Fatih masuk pada hari Selasa 27 Mei 1453 beliau turun dari kudanya dan langsung bersujud syukur kepada Allah SWT lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan pasukannya untuk mengubah menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia. Hari Jumatnya langsung digunakan menjadi masjid untuk sholat Jumat. Sangat luar biasa!

_DSC0893Makam Sultan Mehmed II atau Muhammad al-Fatih

_DSC0922

Museum Beselica

_DSC0470

Blue Mosque in front of fountain

_DSC0953

berfoto dengan sobat dari Pakistan

_DSC0981

i am at ease in this beautiful Mosque

_DSC0973

Bahkan seniman pun banyak terlihat didepan Masjid

_DSC0984

Inside Masjid Blue Mosque, so beautiful!

_DSC0985Bentuk bangunan yang super megah

_DSC1143Pintu gerbang Topkapi Palace

Tak jauh dari 2 bangunan megah tadi ada lagi yang namanya Topkapı Palace, ini adalah istana tempat Sultan Kerajaan Ottoman tinggal. Areanya luaass bangett… sampe kaki ini pegel untuk melihat pekarangan halaman istana. Tempat yang menjadi UNESCO World Heritage Site di Tahun 1995 ini tepat bersebelahan dengan laut Marmara. Kelihatan sekali disini merupakan daerah pelabuhan yang sibuk dari dahulu hingga kini. Dengan sedikit negosiasi masalah harga akhirnya perjalanan hari ini ditutup dengan naik boat keliling jembatan Bosphorus penghubung benua Asia-Eropa.

Keesokan harinya saya menjelajah bagian lain dari Istanbul dimana negara-negara Asia terdapat dibagian tersebut. Dengan menggunakan kapal boat yang agak besar dan membayar tiket 3 lira bisa sampai ke pelabuhan Kadikoy. Memang rata-rata harga transportasi disini jauh maupun dekat seharga 3 lira. Matahari sangat menyengat pada siang itu, tapi ga peduli seolah-olah turis dari Eropa (hehe lebay). Bentuk bangunan dan struktur di kota ini lebih modern dan seperti kota-kota besar pada umumnya. Tempat wisata disini tidak sepopuler seperti di Istanbul bagian Eropa dan akhirnya memutuskan kembali untuk makan malam. Dekat dengan tempat penginapan, Kumpeki area, ada kumpulan berbagai macam restaurant. memang tempatnya kecil dan sempit tapi disini makan malam yang paling mewah dan eksklusif selama di Turkey. Nom nom nom, Alhamdulillah…

Berikut ini keindahan dari Hagia Sophia :

_DSC1005
_DSC1013
_DSC1025
_DSC1031
_DSC1036
_DSC1053
_DSC1054
_DSC1072
_DSC1085
_DSC1095
_DSC1120

in the 3rd day, saya pindah hotel di daerah sirkici dekat Eminonu harbour, memesan hotelnya pun dilakukan pada malam hari jadi ga perlu takut kalo lupa booking hotel, sekedar info aja saya mesen hotelnya di Booking.com. Lalu dari situ saya naik kereta dan turun di Dolmabahce Palace. Istana ini dibangun pada masa ‘Ottoman Empire’ dan digunakan untuk menyambut tamu-tamu kerajaan. Sebelumnya, Sultan dan keluarganya tinggal di Topkapi Palace tapi karena bangunanya udah ga up-to-date lagi jadi pindah ke istana ini. Letaknya persis disebelah lautan dan dekat dengan jembatan Bosporus. Di tengah-tengah istana ada lampu kristal yang besar dan cantik pemberian dari Queen Victoria. Bahkan pendiri sekaligus presiden pertama Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk, juga menempati hingga akhirnya meninggal disini. Kalo saya bilang sih ini adalah bangunan terbaik kedua setelah Hagia Sophia, dengan bayar tiket 20 lira bisa membayangkan kehidupan Sultan dan Presiden Republik Turki. Setelah puas mendengarkan tour guide bercerita tentang sejarah Dolmabahce Palace ini saya pindah ke monumen Taksim dan gereja Ayatriada yang ga jauh dari situ. Beberapa gereja lain memang masih dibiarkan fungsinya hanya Hagia Sophia saja yang dirubah menjadi masjid.

Selain itu masih ada tempat yang ga kalah menarik di hari terakhir saya disini yaitu Galata tower dan Suleyman Mosque. Selama 5 hari disini saya punya cerita lucu sekaligus pelajaran berharga. Saya hampir dipalak ama tukang sepatu! hahaha. Ceritanya saya sedang berjalan untuk membeli makan malam. Ada seorang bapak pembersih sepatu jalan didepan saya, lalu salah satu peralatannya jatuh ke tanah. Otomatis saya reflek memanggilnya dengan bahasa Inggris “Pak! Pak! ini barangnya jatoh” lalu dia menoleh terus mungut barangnya sambil bilang terima kasih. Kemudian saya meneruskan perjalanan, tapi selang beberapa detik bapak tadi memanggil saya dengan sedikit bahasa Inggris dan body language karena kebanyakan orang Turki jarang berbahasa Inggris terutama dipinggir jalan “sini biar saya bersihkan sepatunya” saya jawab “ga usah Pak, terima kasih” karena kebetulan saya pake sandal jadi ga ngaruh juga dibersihin, tapi anehnya dia tetep maksa dan belaga bego kalo saya ga make sepatu. Dalam hati saya mungkin bapak ini mau berterima kasih makanya maksa untuk bersihin sendal. Akhirnya saya kasih deh ini sendalnya ke dia, setelah selesai dibersihin, eh.. ternyata dia minta uang padahal dia sendiri yang maksa buat ngebersihin ini sendal, saya bilang aja “ga ada pak, gue cuma punya koin ini, nih!” saya kasih deh itu koin 1 lira sambil pergi. Jadi caranya tukang sepatu ini minta duit dengan jatohin barangnya didepan turis dan seolah-olah berterima kasih dengan ngebersihin sepatu tapi akhirnya dimintain duit. What a lesson!

_DSC0006Galata tower tampak dari jauh

_DSC0485Galata Tower tampak dari bawah

_DSC0424Di dalam gereja Ayatriada
_DSC0354
Di dalam Dolmabahce Palace, sebenarnya ga boleh foto-foto ;)
_DSC0298Me looks small with this gate
_DSC0124Dolmabahce palace dari laut, saat saya naik boat
_DSC0189What a restaurant!
_DSC0174Makanan populer dari Turki, Donner Kebab
_DSC0053In between Asian and European Continents

_DSC0042Jembatan Bosphorus

Kurang lebih seperti itulah perjalanan bersejarah saya di kota Istanbul yang sangat menyenangkan meskipun juga melelahkan.  Indeed, I am very happy with this historical journey and always would like to go back to those places. Buat teman-teman yang belum pernah ke Turki saya doakan supaya bisa berangkat kesana dan yang udah pernah kesana saya doakan juga agar kembali lagi. Amiiin ya Rabbalalamin.

Salam hangat dari Manchester,

@jaesarahman

Everything is simple for Allah

Bonjour! assalamualaikum universe!

Ada sedikit cerita dari 2 hari yang lalu pada hari kesukaan saya hari Jumat. Ada beberapa orang yang menyebutnya ALIF Alhamdulillah Its Friday atau Thanks God its Friday apapunlah itu sebutannya yang penting minumnya teh botol sosro hehehe. Pada pagi hari seperti biasa saya kekampus untuk belajar di minggu terakhir saya karena tanggal 18 Desember akan pulang kembali ke tanah air untuk berbagai macam keperluan. seperti biasa saya naik 2 bus yang berbeda yaitu dari rumah saya ke city center dengan bus nomer 135 kemudian ganti bus nomer 100 atau 67. Yaah.. bisa dibilang cukup jauh dan memakan waktu maka dari itu ada keinginan untuk pindah ke deket kampus. Setelah saya turun dari bus dan berjalan beberapa langkah dari tempat pemberhentian bus, tiba-tiba saya sadar kantong belakang saya tempat biasa menaruh dompet terasa kosong. Tanpa berpikir panjang saya cek semua kantong hingga tas mungkin lupa meletakkannya. Sayangnya tidak ada jadi sudah pasti tertinggal didalam bus. Kenapa saya berpikir tertinggal didalam bus? karena saya selalu memperlihatkan tiket bulanan bus kepada pak supir yang sedang duduk bekerja supaya baik jalannya~ duh.. jadi lagu ini…. oke lanjut lagi, agak sedikit lemes dan pasrah karena membayangkan bis yang sudah jauh pergi ditambah lagi berbagai kartu yang penting seperti student card, KTP, ATM, dll. But life must go on..

saya lanjutkan lagi kegiatan saya menuju kelas dan memikirkannya lebih lanjut, dalam benak saya saat itu “ah tenang saja ada Allah, pasrahkan sajalah”. Mungkin dampak positif dari menonton acara Ustad Yusuf Mansyur juga sehingga saya lebih tenang menghadapi cobaan dan mengimplementasikan untuk sedekah. Lalu diniatkan koin-koin poundsterling saya untuk dimasukkan ke kotak amal di masjid kampus. Dalam hal ini Rasulullah Saw kemudian menegaskan bahwa yang terlintas dalam hati, misalnya ada niat buruk, walau sudah terhitung, tetap tidak akan dicatat selama tidak dilakukan. In contrast, kalau ada niat untuk beramal kebaikan, walaupun belum dilakukan, Allah SWT mencatatnya sebagai satu pahala kebaikan. In addition, kalau niat baik itu langsung diwujudkan, dengan niat yang ikhlas karena Allah semata, niscaya pahalanya berlipat ganda. Inilah keuntungannya kita untuk selalu berniat baik setiap waktu.

Kebetulan saat itu saya student yang pertama kali datang ke kelas dan bertemu langsung dengan lecture beliau sangat perhatian terhadap setiap muridnya, dia dari kecil tinggal di Hong Kong dan Taiwan tetapi besar dan mengenyam pendidikan di Inggris. Dia menyarankan untuk segera menelpon bagian lost & found dari bus yang saya tumpang tadi. Terjadilah perbincangan singkat di telepon “Morning, i lost my wallet this morning” “alright, which bus?” “67″ “okay, i will call you back in the next a half an hours”. Saya mikir apa begitu singkatnya laporan kehilangan? bahkan tidak nanya nama atau alamat saya? Yasudahlah percayakan saja pada ahlinya toh bisa ditunggu selama beberapa jam.

Saya kembali melanjutkan pelajaran dikelas dengan hati yang kurang nyaman dan ga tenang. Sembari melihat jendela diluar dan membayangkan betapa luasnya kota Salford ini dan berapa jauhnya dompet saya pergi. Akan tetapi saya ingat lagi bahwa Allah SWT sangat mudah untuk mengubah semuanya. Apapun memang harus diserahkan kepada Allah contohnya disini dompet dan berbagai macam isinya. Menurut surat Al-Ikhlas ayat 2 yang artinya “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” segala penciptaan langit dan bumi itu milik Allah, masa cuma balikin dompet aja susah sih.. Akhrinya saya pun zikir dalam hati, beberapa pendapat mengatakan bahwa zikir itu jalan terbaik untuk menenangkan diri dikala ditimpa musibah dan cobaan.

Setelah beberapa jam, telepon dari petugas bus tidak kunjung datang malah yang ada friend request dari facebook namanya Razia Nazir terlihat dari fotonya wanita paruh baya seperti orang India. Saya juga kurang paham terhadap diri saya kenapa mau confirm untuk menjadi teman di facebook walaupun tidak ada mutual friend-nya. Selang beberapa menit kemudian dia menulis sesuatu di wall “Have you lost your purse?” MashaAllah.. saya saat itu juga mengucap syukur didalam hati dan langsung menjawab “yeah obviously! Thanks God! did you find it?” lalu dia menjawab lagi “it is with me” Alhamdulillah singkat cerita kami janjian bertemu di depan MCDonald deket kampus pada jam 5 sore setelah dia pulang kerja. Pastinya dengan mengucapkan terima kasih banyak kepada orang tersebut.

Ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil dari pengalaman ini

Pertama, belajarlah untuk tidak meletakkan semua barang seperti tiket, atm, student card, ktp dalam 1 dompet. Ada baiknya dipisah dengan uang kas juga. Disamping terhindar dari kehilangan atau kecurian ini juga dapat melatih disiplin terhadap barang kita sendiri. Buat juga tempat khusus untuk dompet memasukkan uang receh atau koin agar mempermudah mencarinya. Ya.. walaupun seperti kaum hawa yang punya banyak dompet tetapi kaum pria juga boleh meniru sifat baik tersebut :D

Kedua, Apapun itu masalahnya serahkan saja kepada Allah SWT Tuhan yang Maha segalanya. Allah sangat mudah untuk menciptakan semuanya dan sebaliknya juga mampu untuk menghancurkannya dalam sekejap. “Everthing is simple for Allah”. Ditambah lagi kekuatan dari sedekah karena Rasulullah SAW bersabda: “Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah” kalo diibaratkan sedekah itu seperti safety belt di dalam mobil, ketika rem mendadak akan menahan penumpang untuk tidak terjun bebas ke kaca depan mobil. At least kita sudah aman dari kebangkrutan, PHK, perampokan dan semua hal-hal buruk di dunia Hopefully.. InshaAllah

Sekian saja cerita singkat kali ini sampai bertemu lagi, thank you for having me, and Wassalamualaikum Wr. Wb

 

 

Teleworking from Home

Artificial intelligence has made it convenient to work from home which is helped by the internet. I do believe that computers have many benefits for every worker because it is possible to access them from all over the world.
                In the first place, people who have a job should have a positive environment in their home. It is commonly believed that a house which is fully equipped might have a more productive influence for office workers. Therefore, employees could study in the comfort area. For instance, if the people felt hungry they would be able to cook in the kitchen. Home working does not required money to be spent on food.
                In the second place, it is widely believed that there are possibilities to work with companies from around the world. In many developed countries, technologies are being used to communicate. It is probably true to say that a person who will spend much time at the office is thought of as inefficient because they waste their day only the office.
                As a whole, even though not every worker will be suited to this working, I do believe “teleworking” has certainly increased opportunities for job seekers. They have made it possible for every worker to do many assignment instead of working from the office every day.

Family and Future Trends

In the first place the group of family in Indonesia depend on the way of culture. People are living in small families of traditional way. On modern way, it is probably true to say that they are growing a large member of families. Some people believe that families with a small number are likely to spend a lot of money. However, other people argue that families with huge number of children save more.

According to my interpretation people who wearing wedding custom should be variety of colour and accessories because there are many part of tradition. Every people who want to get married are should be able to use distinction culture. For instance, West part of Indonesia and East part of Indonesia both of them are different while they are wearing the wedding dress.

One of the most significant distinguishing features of my country is the process of works. Democracy is the basic principle of to solve every problems. Moreover, I believe that working together are the best method for resolve any cases. In spite of to do by themselves, people who obtain huge problem from their office are difficult.

To sum up, Indonesia has the most important role and strategic in the world because my country have a beneficial strategic which has many natural resources such as oil, food, mine, etc. According to the scientist, sustainable development would be important to growth every part of the island obviously in Indonesia.

Starting Small Firm (compare in 2 country)

An issue which always strong correllations on both sides of the argument is starting a small business in United Kingdom and Indonesia. Some people think that growing a business in United Kingdom is more convenient which there are no tight regulation. Other ways say that open the company can be developed in Indonesia.

First of all, UK and Indonesia are always have the same regulation to start a business. Both of government introduced rules about they create of brand in firms. For instance, they should discover their own name and logo to make a difference from other. Some people argued that a name of brand would be representatived from business.

On one hand, there are many several distinction between UK and Indonesia. For instance, In UK, people who starting the business must be able to pay to government around 20 poundsterling. In Indonesia they have to spend 3000 pound for 1 company. There are many gap between UK and Indonesia. In essence, it is inexpensive to build up a firm in UK. In addition, if the company has became bankrupt, stockholder will be turned over to the sole trader directly. However, Indonesia has the lowest cut taxes which is less charged for profitable company. So entrepreneurs would be much more obtain opportunity to raising financial in Indonesia.

In conclusion, these two country between Great Britain and Indonesia, each have their advantages and disadvantages. In my opinion, both of two country have huge benefits to the country because they would be able to support their economic problems.

Kota Merah yang Berlimpah

Ketika mendengar kota ini apalagi kalau bukan club papan atas yang terbesar di dunia Manchester United FC. Sejarah dari kota terkesan warna merah ini adalah pengakuannya perkemahan penduduk Roma yang disebut Mamucium, sisa peninggalannya bisa dilihat di Castlefield. Seiring bertambahnya bangunan seperti benteng dan tembok perang yang dibangun oleh suku Saxon, kota ini berubah menjadi daerah industri pertama dan terbesar di Inggris. Pada abad 20 semakin banyak pembangunan mendasar di bidang sosial dan ekonomi. Saya pribadi sangat suka dengan pengaturan kotanya oleh pemerintah karena sekotor apapun di malam hari, keesokan harinya sudah bersih. Ditambah lagi dengan disiplinnya transportasi bus dan kereta, mudah-mudahan suatu saat nanti kota-kota di Indonesia bisa berkembang ke arah yang baik.

Musium, salah satu tempat yang saya jajah pertama kali dan membuat pikiran saya mengingat film ‘night at the museum’ dimana semua benda-bendanya bergerak waktu malam hari juga saling berinteraksi, film dengan imajinasi yang super… tapi ga masalah kalo kata pak Albert Einsten yang menyuruh kita selalu berimajinasi dan berpikir kreatif. Meskipun dia ahli dibidang sains tapi quotesnya juga ditulis didalam musium ini yaitu “look deep into nature and then you will understand everything better”.

This slideshow requires JavaScript.

Selanjutnya adalah stadion yang dimiliki oleh tim bola terbesar di dunia yaitu Old Traffod Stadium. Old Trafford (julukan The Theatre of Dreams diberikan oleh Sir Bobby Charlton) adalah sebuah stadion di kota Stretford, Trefford, Manchester Raya, UK dan merupakan stadion milik Manchester United F.C. Lapangan ini menjadi permanen milik Manchester United F.C. sejak 1910 (sempat absen pada tahun 1941-1949 karena dibom saat Perang dunia kedua). Stadion ini terletak kira-kira setengah mil dari lapangan kriket Old Trafford dan Metrolink.

Terkadang stadion ini menjadi tuan rumah pertandingan semi-final Piala FA sebagai tempat netral, dan menjadi markas timnas Inggris ketika Wembley dalam proses renovasi. Dengan terpilihnya London sebagai tuan rumah Olimpiade 2012, stadion ini akan digunakan untuk beberapa pertandingan penyisihan sepak bola pria dan wanita. Di samping sepak bola, Old Trafford telah menjadi tempat penyelenggaraan Grand Final liga super Eropa sejak sistem playoff diadopsi oleh liga rugbi tahun 1998. Juga, pada awalnya, lapangan ini juga digunakan untuk shinty, olahraga tradisional Skotlandia.

Pertama-tama kita harus bayar tiket tour dulu, kira-kira dari 10 – 16 pounds tergantung umur dan punya student card. lalu nanti di beri tahu jadwal guidenya jam berapa. Saya kebagian jam 1 siang jadi sebelumnya saya gunakan untuk keliling museumnya. Didalamnya banyak terdapat benda-benda sejarah dari mulai kaos, peralatan bola, trophy, tanda tangan, hingga patung pemain legendanya. waktu menunjukkan pukul 1 dan pemandu guide pun sudah hadir, mulailah dia menjelaskan semua do’s and don’ts. kami semua diarahkan di setiap lorongnya untuk sampai ke bangku penonton. Dan akhirnya saya melihat langsung rumput hijau yang bersih tempat para pemain MU berlaga. Ini perasaan kedua yang paling membuat jantung berdebar-debar. perasaan pertama kali itu saat melihat Ka’bah didepan mata sewaktu umroh dulu.

Pada Minggu kedua di kota impian ini, saya bereksplorasi ke National Football Museum. Bangunan ini adalah bangunan Urbis yang dirancang oleh arsitek dari manchester terkenal Ian Simpson dan dibuka pada tahun 2002. Bangunan ini seperti bangunan revolusi industry yang berada diantara Chatedral dan perpustakaan Chetham. Gaya bangunan ini pun menandakan kehidupan perkotaan yang modern dan puncaknya dibuat miring karena dirancang sebagai jantung pusat kota. Untuk masuknya pun tidak dikenakan biaya, tapi saya beli buku panduan seharga 1 Pounds yang berisi informasi tentang museum ini. Bangunan ini sangat unik dan bernuansa modern, saat masuk lantai dasar pengunjung sudah bisa melihat lantai paling atas karena tanpa atap sehingga bisa menjangkau 4 lantai. dari mulai sejarah, quotes-quotes legenda sepak bola, sarung tangan, sepatu, kaos, sampai lukisan Eric Cantona terpajang disini. nah dilantai 2 saya melihat lukisan dan membuat saya berhenti sejenak agak lama karena sangat bersejarah. Lukisan itu dibuat oleh Michael J Browne yang berjudul The Art of the Game. Eric Cantona berpose layaknya raja dengan bendera di dalam bar Castlefield bersama rekan-rekan muda setimnya. Kisahnya, dalam 5 tahun berturut-turut dia membantu Leeds United untuk juara di divisi pertama dan Manchester United untuk menang 4 dari 5 liga Premier. Kemudian di lantai 3 tersedia permainan 3D untuk latihan shooting, passing, dan shot stopper tetapi dikenakan biaya tambahan 5 pound.

Selang beberapa Minggu, saya dan sahabat lama saya berkunjung ke kandang derby dari MU, Manchester City. beberapa penduduk disini mengatakan bahwa warga Manchester asli hampir semuanya fans dari City bukan United. Alasannya Manchester United lebih mencari keuntungan dan profit semata yang menyebabkan harganya diatas rata-rata. Mulai dari tiket masuk Old Trafford hingga merchandise dalam Old Trafford Shop semua harganya termasuk mahal. Walaupun Etihad Stadium lebih kecil dibanding Old Trafford, tetapi terdapat City Square untuk event-event tertentu bagi pendukungnya agar semakin akrab. Sayangnya saya belum berkesempatan untuk tour disini karena tiketnya harus booking via Internet dan bayar pakai kartu kredit yang belum cukup saldonya.. hehe. Cukup sekian cerita perjalanannya, sangat dianjurkan untuk mengajak saya jika mau berjalan-jalan disini. kalau ada waktu akan saya tambahkan lagi.. bye~

Sabar itu Tiada Batasnya

Assalamualaikum!

tulisan kali ini akan membahas tentang sabar. Kenapa saya ambil tema ini? Jadi kebetulan saat ini saya baru  mendapat berkah dari Allah SWT, yaitu visa yang selama ini ditunggu-tunggu akhirnya jadi juga. Alhamdulillah banget! Saya merasa harapan yang sekian lama tak berujung, telah terjawab hari ini. Langsung aja kita masuk ke bagian kronologisnya. Jadi begini ceritanya, saya berkeinginan untuk melanjutkan study saya di Inggris salah satu impian kecil saya yaitu belajar di tanah kerajaannya Pangeran William. Wow banget kan! Walaupun keliatannya gak mungkin untuk orang dengan kecerdasan dan skill bahasa yang biasa aja seperti saya, tapi balik lagi ke quotes kebanggaan dari mas Giring Nidji ‘mimpii adalah kuncii untuk kitaa menaklukkan duniaa’ terusin nyanyinya pas karaokean aja tapi yaa..
Saya bermimpi terus-menerus kalau suatu saat bisa kesana. Dan saya sangat bersyukur karena kedua orang tua selalu mendukung. Ada sistem pendidikan English course namanya INTO Manchester selama kurang lebih 3 bulan, pendidikan ini diperkenalkan dari institusi Future. Tujuannya untuk mendapatkan nilai Ielts, maklum nilai masih cetek. Ada 2 poin saya dapatkan yang akan diceritakan panjang dan tidak lebar, karena hurufnya udah ada ukuran fontnya sendiri jadi tidak lebar hehehe (usaha becanda nih). Poin pertama adalah sabar terhadap orang lain. Kondisi ini ketika diri sendiri yang berhadapan dengan orang lain seperti teman, sahabat, saudara, social life, dan semua yang bertatap muka langsung dengan saya. Memang pada faktanya situasi saya sedang tidak dalam keadaan yang baik pada umumnya, lulus di akhir tahun 2011 yang seharusnya diumur segini sedang semangat-semangatnya mengejar karir diperusahaan, tetapi saya lebih memilih untuk tidak bekerja dan fokus untuk lanjut sekolah. Banyak pertanyaan dan kata-kata kepada saya seperti “udah kerja belom jes ?” “Belom nih” “kenapa?” “mau lanjut S2″ “ha? Ngapain ?? Mending kerja dulu, lulusan S2 bingung mau digaji berapa..” atau statement lain yang mendengar kabar saya ingin lanjut sekolah tapi masih melihat saya beredar dimuka bumi Indonesia ini. Mereka tidak sungkan-sungkan menanyakan langsung kapan terbang ke jazirah Eropa. Disini benar-benar diuji kesabaran diri, suatu keadaan yang tidak bisa dihindari dan harus dihadapi dengan tenang dan sabar. Karena misalnya saja menjawab dengan keadaan emosi maka kita akan terlihat tidak memiliki tujuan dan nantinya hubungan kita terhadap orang disekitar kita akan hancur. Sayang banget kan kalo hubungan persahabatan yang kita jalin putus gitu aja karena perkataan yang kurang enak didenger. Honestly.. sedikit merasa tertekan dengan pertanyaan macam press tadi karena belum ada kepastian dari kampus, tetapi dengan modal yakin dan memang dasar sifat saya acuh tak acuh saya jawab saja “inshaAllah secepatnya saya berangkat :)
Poin yang kedua adalah sabar terhadap diri sendiri. Salah satu syarat untuk tinggal di negara luar adalah dengan membuat paspor dan visa. Paspor telah ada karena sebelumnya pernah berpergian ke luar Indo, tapi visa belum ada dan harus membuatnya dalam kurun waktu sebulan. Untuk mahasiswa sementara yang ingin belajar diwajibkan mempunyai student visa. Syaratnya lumayan dikit, sekalian saya sharing buat temen-temen yang mau ke UK:
1. Paspor asli dan paspor lama
2. Foto ukuran 45mm high x 35mm background putih, ini akan difoto waktu di UK embassy bayar 50rb
3. CAS statement, Surat keterangan dari kampus tujuan.
4. Surat penerimaan asli
5. Toefl / Ielts asli
6. Ijazah dan transcript nilai terakhir asli yang sudah ditranslate
7. Akte lahir asli dan kartu keluarga yang sudah ditranslate juga
8. Surat referensi bank yang berlaku untuk 1 minggu minimal ada 400juta rupiah
9. Bukti keuangan 3 bulan terakhir, dikasih waktu seminggu sebelum dan setelah pengajuan visanya.
10. Surat sponsor dari institusi yang membiayai atau orang tua
11. Bukti sumber keuangan yang memberikan sponsor, bisa juga surat referensi kerja.
12. Bukti pembayaran uang sekolah asli dan uang akomodasi
13. Terakhir adalah bukti booking tiket pesawat, tapi jangan dibayar dulu.
Cukup banyak persyaratannya dan semua harus diurus dalam waktu mepet. Ini juga yang membuat kehidupan dibulan Juni di rundung duka *sedap* Dalam waktu 2 minggu visanya harus jadi sebabnya tanggal 27 Juni kelas sudah dimulai yang kegiatannya diisi dengan orientasi student. Tiap hari pembahasan dalam 2 minggu ini diisi dengan pertanyaan yang sama “visanya udah jadi belom?” Mau makan, tidur, nonton, sholat, sampai pergi yang terlintas adalah visa, visa, visa, dan visa. Balik ketema awal bahwa sabar tiada berbatas, barulah terjawab semua pertanyaan di minggu ketiga akhir bulan Juni tanggal 28 keluarlah secercah harapan, visanya keluar…. tadaaa… Alhamdulillah memang sesuatu akan indah pada waktunya asal dengan kesabaran. Dan cerita perjuangan di kota Manchester barulah dimulai. Mudah-mudahan saya sempatkan untuk rajin mengupdate blog ini.

image

Cerita lain dari sabar
Sabar ketika menunggu hasil ujian. Waktu sekolah, sesuatu yang selalu bikin deg-degan kayak es degan yaitu dipajangnya nilai ujian di papan pengumuman. Semuanya panik nunggu hasil karena kalau ga memenuhi syarat terpaksa ikutan remedial dan belajar lagi, belum lagi laporan ke ortu kalo rapotnya jelek, ga dikasih tambahan uang jajan lagi nanti. Detik-detik menuju pembagian hasil ujian itulah diuji kesabaran kita.

Sabar ketika menunggu jawaban dari perusahaan yang kita apply. Saya punya teman yang pernah daftar kerja diperusahaan konsultan keuangan, sudah beberapa hari dia tunggu-tunggu belum ada jawaban. Dan ternyata tak diduga dan disangka saat buang air besar handphonenya berdering, yang menelpon adalah bagian HRD perusahaan alhasil dia di interview saat posisi yang kurang indah dilihat, untungnya menelpon tadi ga tau calon pegawainya lagi apa.

Sabar ketika membangun bisnis sendiri. Ada kalanya modal yang kita tanam didalam suatu usaha, bakal stagnan alias ga balik-balik. Diperlukan kesabaran tingkat tinggi, mungkin dengan cara mengerjakan usaha yang lain ditambah berdoa terus-menerus. Namanya juga mulai bangun bisnis dari kecil, ga mungkin ada yang instant karena cuma mie sama kopi yang instant hehe.
image

Intinya satu kata ini pasti ga asing lagi ditelinga kita yaitu sabar. Semua biasa mengucapkan untuk saling mengingatkan ketika kita sedang dalam kondisi marah dan emosi. “The key to everything is patience. We get the chicken by hatching the egg, not by smashing it”. Dengan kesabaran kita akan mendapatkan hasil yang maksimal. Sabar itu sendiri sudah dijelaskan dalam Al-Quran dan sering diulang-ulang kalau kita (khususnya kaum pria muslimin yang rajin sholat Jumat) mendengar khotbah. “Innallaha ma’ashobirin” sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. sangat jelas bahwa bagi umatNya yang pandai menahan emosi dan tetap berkeyakinan bahwa Allah akan selalu melindungi orang yang sabar. Apapun yang kita lakukan pasti ada hasilnya tidak mungkin tidak menghasilkan apapun, ada pepatah lama bilang ‘apa yang kita tanam maka itulah yang kita tuai’ teruslah berusaha sekuat tenaga dan apapun hasilnya kita serahkan pada Tuhan, dan ketika belum menemukan jawabannya, tetaplah yakin dan bersabarlah :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.